Produk Kelapa Bahan Rompi Anti Peluru

Produk turunan kelapa, nata de coco menjadi bahan baku berkualitas tinggi untuk pembuatan rompi anti peluru. "Bahan baku nata de coco menjadi rompi anti peluru sudah mendapat pengakuan Pindad, namun sampai saat ini masih dalam pengujian lebih lanjut Kementerian Perindustrian," kata Ketua Bidang Agrobisnis Dewan Kelapa Indonesia, M Zain Nasution di sela sosialisasi pengembangan klaster kelapa di Manado, Kamis. <p style="text-align: justify;">Produk turunan kelapa, nata de coco menjadi bahan baku berkualitas tinggi untuk pembuatan rompi anti peluru.<br />"Bahan baku nata de coco menjadi rompi anti peluru sudah mendapat pengakuan Pindad, namun sampai saat ini masih dalam pengujian lebih lanjut Kementerian Perindustrian," kata Ketua Bidang Agrobisnis Dewan Kelapa Indonesia, M Zain Nasution di sela sosialisasi pengembangan klaster kelapa di Manado, Kamis.<br /><br />Zain mengatakan, nata de coco yang menjadi bahan baku rompi anti peluru sudah melalui proses lebih lanjut. "Jadi yang diambil yakni bahan turunan atau chemical dari nata de coco," kata Zain.<br /><br />Pengujian terhadap tingkat ketebalan rompi yang menggunakan nata de coco, kata Zain cukup baik, karena peluru yang ditembakkan mampu tertahan pada serat nata de coco yang dipasang pada rompi anti peluru.<br /><br />Temuan nata de coco untuk bahan rompi anti peluru, kata Zain, merupakan salah satu peluang pengembangan produk turunan kelapa berkembang lebih besar di kemudian hari.<br /><br />"Selama ini, air kelapa belum menjadi barang bernilai ekonomis tinggi bagi petani, tetapi dengan temuan nata de coco jadi bahan baku rompi anti peluru, akan membuka peluang komoditas ini lebih luas," kata Zain.<br /><br />Nata de coco merupakan hasil olahan dari air kelapa yang dihasilkan buah kelapa yang banyak diproduksi petani di Provinsi Sulut.<br /><br />Beberapa jenis hasil pengolahan bahan kelapa seperti nata de coco yakni kecap dan berbagai jenis minuman ringan lainnya namun nilainya tidak sebesar penggunaan untuk bahan baku rompi anti peluru.<br /><br />Pemerintah Provinsi Sulut terus mengupayakan produk turunan kelapa berkembang lebih banyak, dari hanya puluhan jenis menjadi di atas dua puluhan akhir tahun nanti, dan dua tahun mendatang dapat ditingkatkan menjadi sekitar 43 jenis.<br /><br />Tanaman kelapa merupakan salah satu komoditas unggulan masyarakat Sulut, karena secara langsung memberi penghidupan kepada sekitar 60 persen dari jumlah penduduk daerah ini.(Eka/Ant)</p>