Home / Tak Berkategori

Produksi Batu Bara Barut 1.379.251 Metrik Ton

- Jurnalis

Rabu, 6 Juli 2011 - 09:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Produksi batu bara di Kabupaten Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah, hingga Juni 2011 mencapai 1.379.251,82 metrik ton. <p style="text-align: justify;"><br />"Jumlah itu merupakan produksi 13 investor pemegang izin kuasa pertambangan (KP)," kata Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Barito Utara (Barut), Aswadin Noor di Muara Teweh, Selasa.<br /><br />Ia menyebutkan produksi batu bara di kabupaten pedalaman Kalteng itu masih menghadapi kendala angkutan karena selama ini mengandalkan transportasi di Sungai Barito.&lt;br /><br />Angkutan tambang batu bara sering terhenti akibat kedalaman Sungai Barito yang menurun hingga tidak bisa dilayari tongkang dan kapal besar.Sedangkan ketika debit air diatas normal atau banjir angkutan tidak bisa melewati jembatan KH Hasan Basri Muara Teweh.<br /><br />"Saat ini sudah dua pekan terakhir angkutan tambang batu bara terhenti akibat sungai surut, akibatnya puluhan kapal dan tongkang kosong maupun bermuatan terperangkap tak bisa berlayar" katanya.<br /><br />Kendala alam ini membuat angkutan tambang batu bara melalui Sungai Barito tidak maksimal. Selain kendala alam, faktor lain adalah belum maksimalnya produksi batu bara sejumlah investor akibat perizinan.<br /><br />"Bahkan puluhan izin perusahaan tambang batu bara di kabupaten pedalaman di Sungai Barito ini dibatalkan karena harus menunggu perubahan peraturan daerah Tata Ruang Wilayah Provinsi (RTRWP) Kalteng," katanya.<br /><br />Menurut dia, alasan pembatalan izin KP batu bara yang diterbitkan sejak Agustus 2007 hingga Mei 2008 itu karena harus menunggu pengesahan RTRWP yang hingga hampir pertengahan 2011 masih belum terealisasi.<br /><br />Pengesahan itu tertunda karena hasil rekomendasi tim terpadu pemerintah pusat tidak sesuai dengan kondisi luas kawasan hutan di Kalteng, sedangkan pemerintah provinsi keberatan hasil rekomendasi itu.<br /><br />"Kalau RTRWP sudah disahkan, perusahaan itu tetap mendapat prioritas untuk beroperasi kembali," katanya.<br /><br />Disamping itu, kata dia, operasional mereka juga terkendala izin pemanfaatan kawasan hutan dari Kementerian Kehutanan sehingga sejumlah investor menghentikan kegiatan untuk sementara.<br /><br />"Kami mengharapkan masalah izin dan jalan tambang ini bisa segera diatasi, sehingga pemanfaatan tambang batu bara di daerah ini lebih optimal," katanya.<br /><br />Meski mengalami sejumlah kendala, produksi batu bara pada periode Januari-Desember 2010 mencapai 2.036.892,83 metrik ton atau meningkat dibanding tahun sebelumnya 1.146.801 metrik ton. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Api Menjilat Jalan Provinsi, Asap Karhutla Lumpuhkan Arus Nanga Pinoh–Kota Baru
Persekutuan Guru Kristen PAUD, PNF dan IKBM Malinau Menggelar Perayaan Natal Bersama 
Isra Mi’raj di Polres Melawi: Kapolres Ingatkan Personel Jangan Hanya Tahu Tugas, Tapi Juga Moral
Kapolres Melawi : Upacara HKN Bukan Formalitas, Tapi Pangkal Disiplin dan Integritas
Kapolres Melawi Panen Madu Kelulut di “Ratu Madu Borneo”, Siap Bantu Pemasaran
Peringatan Isra Mi’raj di Kuala Belian Berlangsung Khidmat
Dinas PUPR Barito Utara Umumkan Proyek Pembangunan
100 Hari Kerja Bupati dan Wabup Barito Utara

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:35 WIB

Api Menjilat Jalan Provinsi, Asap Karhutla Lumpuhkan Arus Nanga Pinoh–Kota Baru

Selasa, 20 Januari 2026 - 09:55 WIB

Persekutuan Guru Kristen PAUD, PNF dan IKBM Malinau Menggelar Perayaan Natal Bersama 

Senin, 19 Januari 2026 - 21:18 WIB

Isra Mi’raj di Polres Melawi: Kapolres Ingatkan Personel Jangan Hanya Tahu Tugas, Tapi Juga Moral

Senin, 19 Januari 2026 - 21:05 WIB

Kapolres Melawi : Upacara HKN Bukan Formalitas, Tapi Pangkal Disiplin dan Integritas

Senin, 19 Januari 2026 - 20:55 WIB

Kapolres Melawi Panen Madu Kelulut di “Ratu Madu Borneo”, Siap Bantu Pemasaran

Berita Terbaru