Program KTP Elektronik Di Pontianak Ditunda

oleh
oleh

Wali Kota Pontianak Sutarmidji menyatakan, pemberlakukan program kartu tanda penduduk elektronik (E-KTP) di kota itu ditunda karena alat pembuat E-KTP dari pusat hingga kini belum ada. <p style="text-align: justify;">"Hingga kini peralatan bantuan dari pusat belum datang sehingga kami tunda hingga pertengahan bulan Agustus mendatang," kata Sutarmidji di Pontianak, Kamis.<br /><br />Ia mengatakan, peralatan itu khusus sehingga tidak bisa dibeli di tempat lain. "Kalau peralatannya ada dijual di pasaran pasti kami usahakan beli di tempat lain," ujarnya.<br /><br />Sutarmidji menjelaskan, meskipun pelayanan program E-KTP ditunda, Pemkot tetap menargetkan penyelesaian pembuatan KTP elektronik sebanyak 460 ribu warga wajib KTP selama 100 hari kerja atau tiga bulan.<br /><br />"Kami berharap peralatan untuk pendukung program E-KTP secepatnya datang sehingga bisa langsung digunakan dalam memberikan pelayanan pembuatan KTP elektronik," katanya.<br /><br />Pemkot Pontianak telah menyediakan 150 petugas agar dapat melayani masyarakat dalam membuat KTP elektronik. Dengan begitu target 80-85 persen pembuatan KTP elektronik dapat selesai dalam waktu 100 hari, katanya.<br /><br />Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kota Pontianak Zumiati menyatakan, pihaknya suah menyiapkan tenaga PNS untuk mendukung program E-KTP agar berjalan sesuai dengan rencana.<br /><br />"Sebenarnya tenaga yang khusus menjalankan program E-KTP sekitar 200 orang, sebanyak 150 orang diambil dari berbagai berbagai instansi, sisanya dari PNS dilingkungan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Pontianak," ujarnya.<br /><br />Sebelumnya, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Thomas membenarkan, penerapannya program E-KTP terkendala alatnya yang belum datang.<br /><br />Thomas menjelaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Koordinator Wilayah V untuk Kalimantan terkait pembuatan KTP elektronik yang akan mengirim alat tersebut pada akhir Juli ini.<br /><br />"Jika alat itu datang maka akan langsung ditempatkan pada masing-masing kantor kecamatan dan akan dilanjutkan dengan pelaksanaan bimbingan teknis untuk petugas," ungkap Mantan Kepala Dinas Sosial Kota Pontianak itu.<br /><br />Diperkirakan jika alat datang di akhir Juli ini, tentunya pelaksanaan KTP elektronik di kota itu akan mundur sedikit dari perencanaan semula yang sudah mulai aktif pada Agustus 2011.<br /><br />"Paling lambat itu minggu kedua bulan Agustus baru bisa di realisasikan dengan catatan peralatan datang di akhir Juli ini," kata Thomas. <strong>(phs/Ant)</strong></p>