Home / Tak Berkategori

Proyek Pembangunan Jembatan Kartanegara Capai 81,9 Persen

- Jurnalis

Kamis, 12 Februari 2015 - 06:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek pembangunan Jembatan Kartanegara di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, sebagai pengganti jembatan yang ambruk pada 2011, saat ini pengerjaannya sudah mencapai 81,9 persen. <p style="text-align: justify;">"Saat ini, persiapan pengecoran dilakukan di kedua sisi ‘Side Span’, yakni arah Tenggarong dan Tenggarong Seberang. Hingga akhir Januari 2015, pengerjaan Jembatan Kartanegara sudah mencapai 81,9 persen," kata Pejabat Pembuat Komitemen Jembatan Kartanegara dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kutai Kartanegara, Budi Harsono, di Tenggarong, Kamis.<br /><br />Sementara itu, Bridge Engineer PT Hutama Karya, Adi Sutrisno mengatakan masing-masing sisi Side Span akan dicor sepanjang tujuh segmen atau 63 meter.<br /><br />"Rencananya pengecoran dilakukan pada Senin (16/2), tiap sisi Side Span akan memakai sekitar 170 meter kubik campuran semen," ujarnya.<br /><br />Pengecoran masing-masing Side Span jembatan tersebut memakan waktu tiga hari, kemudian dilanjutkan persiapan pemasangan "Main Span" atau rangka bentang tengah.<br /><br />Sebagai persiapan perakitan rangka bentang tengah itu , lanjut Adi Sutrisno, PT Hutama Karya telah menyelesaikan "temporary tower" setinggi 75 meter di sisi Tenggarong Seberang sebagai penyangga sementara perakitan rangka bentang tengah.<br /><br />"Saat awal perakitan rangka bentang tengah nanti, kami akan mulai di segmen 13 (pondasi) menuju segmen 16," tambahnya.<br /><br />Rangka bentang tengah Jembatan Kartanegara memiliki bentang sepanjang 270 meter atau 30 segmen.<br /><br />Perakitan rangka bentang tengah jembatan yang melintang di atas Sungai Mahakam itu dilakukan dengan metode "Free Cantilever" atau ujung jembatan bebas tanpa tumpuan saat pemasangan.<br /><br />Perakitan dengan metode itu menggunakan dua unit "Mast Crane" berkapaistas enam ton yang akan terpasang pada rangka jembatan yang sudah terpasang sebelumnya.<br /><br />Menurut Adi, metode itu tidak memerlukan penyangga yang terpasang pada alur Sungai Mahakam, tetapi hanya menggunakan tongkang untuk mengangkut bagian rangka bentang tengah yang akan dirakit menggunakan bantuan Mast Crane untuk mengangkat rangka baja.<br /><br />"Kami tergetkan pemasangan 30 segmen bentang tengah sepanjang 270 meter akan tersambung pada Mei 2015," kata Adi Sutrisno. (das/ant)</p>

Berita Terkait

Gubernur Kalbar Dukung 1.000 Persen Perjuangan Pembentukan Provinsi Kapuas Raya
Masyarakat Kawasan Timur Kalbar Harap Presiden Buka Moratorium Terbatas Bagi Kalbar
Milton Crosby Beberkan Jalan Panjang Usulan Pembentukan Provinsi Kapuas Raya
Peduli KUA, Pemprov Kaltara Raih Penghargaan Anugerah Layanan KUA 2025
Dukung Pembentukan KPID di Daerah Perbatasan, Pemprov Raih Anugerah KPI 2025
Wagub Audiensi Wamenaker RI Bahas Percepatan Pembangunan BLK di Kaltara
Pemkab Malinau Gelar Safari Natal
Mediasi Sengketa Lahan di Sintang, TKP3K Putuskan Verifikasi Ulang Lahan PT SHP dan Masyarakat Serawai

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 10:52 WIB

Gubernur Kalbar Dukung 1.000 Persen Perjuangan Pembentukan Provinsi Kapuas Raya

Sabtu, 13 Desember 2025 - 10:48 WIB

Masyarakat Kawasan Timur Kalbar Harap Presiden Buka Moratorium Terbatas Bagi Kalbar

Sabtu, 13 Desember 2025 - 10:46 WIB

Milton Crosby Beberkan Jalan Panjang Usulan Pembentukan Provinsi Kapuas Raya

Sabtu, 13 Desember 2025 - 10:08 WIB

Peduli KUA, Pemprov Kaltara Raih Penghargaan Anugerah Layanan KUA 2025

Jumat, 12 Desember 2025 - 18:13 WIB

Dukung Pembentukan KPID di Daerah Perbatasan, Pemprov Raih Anugerah KPI 2025

Berita Terbaru