Home / Tak Berkategori

PSSI Akan Stop Urus Pemain Naturalisasi

- Jurnalis

Selasa, 22 November 2011 - 10:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PSSI akan menghentikan program naturalisasi pemain sepakbola seperti ditegaskan Penanggungjawab Timnas Bernhard Limbong di Jakarta, Selasa. <p style="text-align: justify;">"Kami tidak akan lagi meneruskan program pemain naturalisasi itu, karena terlalu banyak masalah yang dihadapi sehingga pemain tak bisa diturunkan," ujar Bernhard Limbong kepada wartawan.<br /><br />Limbong mengungkapkan, pengalaman buruk yang dialami PSSI adalah terkait dengan Greg Nwokolo dan Victor Igbonefo yang seakan sia-sia dinaturalisasikan karena kedua pemain tersebut masih belum bisa diturunkan.<br /><br />Ketika kedua pemain ikut serta dibawa dalam rombongan Timnas ke Qatar baru-baru ini, kedua pemain itu tetap tak bisa diturunkan karena surat keterangan dari federasi sepakbola Nigeria mengenai karir mereka di Timnas tak kunjung diterima oleh manajemen Timnas.<br /><br />"Selama berada di Qatar mereka hanya jalan-jalan saja. Kami sangat kecewa dengan Greg dan Victor. Masa iya untuk mendapatkan surat keterangan itu kami harus menyediakan sejumlah uang untuk federasi sepakbola Nigeria? Ini apa-apaan?" ujarnya.<br /><br />Limbong mengatakan sampai saat ini pun kedua pemain tersebut masih belum bisa dimainkan karena untuk melengkapi persyaratannya demikian berbelit-belit.<br /><br />"Kita sangat ingin mereka bisa turut berperan dalam Timnas dan meraih hasil yang bisa dibanggakan. Tapi kita sudah capek-capek mengurus paspornya, malah seperti ini. Saya akan `haramkan` pemain naturalisasi ke depannya," tegas Limbong.<br /><br />Sementara terkait dengan Irfan Bachdim yang telah dikenai sanksi oleh Komisi Disiplin dan Komite Banding, Limbong menyatakan, bagaimana pun pihaknya ingin menegakkan aturan.<br /><br />Irfan Bachdim yang sebelumnya diskors selama tiga bulan oleh Komisi Disiplin, oleh Komisi Banding hukumannya kemudian diubah menjadi denda Rp100 juta dan hukuman masa percobaan selama satu tahun. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Dukung Laporan Keuangan yang Transparan dan Akuntabel, Seluruh Pejabat Perangkat Daerah Diminta Tidak Dinas Luar Selama Pemeriksaan BPK
IPM Masih Tertahan, Lingkungan Tergerus: Program METAL Disiapkan Jadi Jalan Baru Pembangunan Melawi
108 Pengendara Ditilang, Polres Melawi Akui Penertiban Knalpot Brong Belum Maksimal
Pemkab Sintang Akan Data Orang Miskin, Lengkap Dengan Nama dan Alamatnya
Wabup Sintang Hadiri Musrenbang Dapil 3 di SMKN 1 Sintang
Pemkab Sintang Terus Perbaiki Mutu Pendidikan, Ajak Penguatan Peranan Orangtua
Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara Sampaikan Ucapan Selamat Hari Pers Nasional 2026
DPC Gerindra Barito Utara Bagikan 400 Kupon LPG 3 Kg Bersubsidi di Muara Teweh

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:29 WIB

Dukung Laporan Keuangan yang Transparan dan Akuntabel, Seluruh Pejabat Perangkat Daerah Diminta Tidak Dinas Luar Selama Pemeriksaan BPK

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:38 WIB

IPM Masih Tertahan, Lingkungan Tergerus: Program METAL Disiapkan Jadi Jalan Baru Pembangunan Melawi

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:26 WIB

108 Pengendara Ditilang, Polres Melawi Akui Penertiban Knalpot Brong Belum Maksimal

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:12 WIB

Pemkab Sintang Akan Data Orang Miskin, Lengkap Dengan Nama dan Alamatnya

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:36 WIB

Wabup Sintang Hadiri Musrenbang Dapil 3 di SMKN 1 Sintang

Berita Terbaru

Sintang

Wabup Sintang Hadiri Musrenbang Dapil 3 di SMKN 1 Sintang

Selasa, 10 Feb 2026 - 14:36 WIB