Pt.Jasa Raharja Santuni Keluarga Korban Km.Marina

oleh

PT Jasa Raharja segera menyerahkan santunan kepada ahli waris tiga orang korban meninggal dunia damam musibah terbakarnya KM Marina yang membawa sekitar 830 orang penumpang di perairan Sungai Barito, Senin, sekitar pukul 07.30 WIB. <p style="text-align: justify;">Kanit Pelayanan Klaim PT. Jasa Raharja Cabang Kalsel Afianto Kurniawan di Banjarmasin, Senin mengatakan, dua dari tiga orang korban meninggal santunannya akan diberikan di Banjarmasin masing-masing adalah Rp25 juta.<br /><br />Sedangkan satu orang lagi akan diberikan oleh Jasa Raharja Jawa Timur karena korban adalah warga Jatim.<br /><br />Ketiga korban yang tewas dan ahli warisnya bakal mendapatkan santunan itu adalah Abdul Karim (53), warga Jalan Pangeran Antasari RT 45 Banjarmasn, Buyah (43) warga Jalan Gubernur Subardjo Landasan Ulin Barat, Liang Anggang, dan Nurhasanah (42) warga asal Lumajang, Jawa Timur.<br /><br />Selain itu, kata Afianto, pihaknya juga menanggung biaya perawatan korban yang mengalami luka ringan dan berat yang sedang dalam perawatan di rumah sakit maksimal hingga Rp10 juta.<br /><br />Hingga pukul 13.15 WITA, korban yang sebelumnya di rawat di RS Soeharsono sebanyak 118 orang kini tersisa 59 orang dan yang lainnya sudah bisa pulang.<br /><br />Ke-59 orang tersebut diperkirakan harus dirawat inap karena kondisinya mengalami trauma yang cukup parah.<br /><br />Saat ini beberapa pejabat Pemkot Banjarmasin bersama dengan wali kota setempat Muhidin melakukan peninjauan ke Pelabuhan Trisakti dan ke rumah sakit untuk menyaksikan kondisi korban.<br /><br />Sebelumnya, KM Marina Nusantara yang mengangkut sekitar 830 penumpang terbakar di perairan Sungai Barito Banjarmasin pada Senin sekitar pukul 07.30 WITA.<br /><br />Informasi yang dihimpun ANTARA di RS Soeharsono Banjarmasin, saat ini terdapat 116 orang korban KM Marina sedang dirawat, 26 orang di antaranya kritis.<br /><br />Menurut salah seorang perawat di rumah sakit tersebut, satu korban kritis atas nama Risna terpaksa dilarikan ke RS Ulin Banjarmasin karena kondisinya terus memburuk dan koma. <strong>(phs/Ant)</strong></p>