PT SLM Paparkan AMDAL Pembangunan Pabrik Sawit

oleh

Perusahaan perkebunan besar swasta (PBS) kelapa sawit PT Salonok Ladang Mas (SLM) berlokasi di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, memaparkan atau ekspos analisas masalah dampak lingkungan (Amdal) pembangunan pabrik pengolahan CPO di Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kalimantan Tengah. <p style="text-align: justify;">Ekspos Amdal yang dilakukan PT Salonok Ladang Mas disaksikan langsung dari beberapa perwakilan, seperti Badan Lingkungan Hidup Seruyan, anggota DPRD Kalteng, anggota DPRD Seruyan, Camat, kepala desa, tokoh adat, dan LSM lingkungan Wahli dan SOB, kata Kepala Badan Lingkungan Hidup Kalteng, Ir Mursid Marsono, di Palangka Raya, Rabu.<br /><br />Dari ekspos tersebut semua perwakilan yang diundang pada umumnya mendukung Amdal pembangunan pabrik di lokasi perkebunan PT Salonok Ladang Mas. Karena apa yang dipaparkan sangat jelas dan detail sekali.<br /><br />Dengan dukungan perwakilan dari beberapa elemen tadi, maka langkah selanjutnya adalah tahapan penyempurnaan dari Amdal itu sendiri. Terutama sekali masukan-masukan yang diutarakan pada pertemuan itu, ujarnya.<br /><br />Diutarakannya, dalam ekspos itu juga perwakilan PT Salonok Ladang Mas maupun konsultan secara jelas memaparkan instalasi pembuangan air limbah dan cara pengelolaannya hingga limbah tersebut dapat digunakan lagi sebagai pupuk maupun lainnya.<br /><br />Dengan rinci perusahaan maupun konsultasn menjelaskan cara kerja pengolahan limbah dari pabrik CPO. Semua yang hadir merasa cukup jelas dan mendukung pembangunan pabrik tersebut.<br /><br />Dijelaskannya, dengan dukungan pembangunan pabrik tersebut, maka PT Salonok Ladang Mas dan kosultan Amdal dalam waktu dekat akan menyempurnakan hal-hal yang masih dianggap perlu adanya perbaikan.<br /><br />"Setelah Amdal itu diekspos, dan melalui tahapan penilaian komisi Amdal, maka dalam jangka waktu 75 hari sudah bisa diajukan ke Gubernur Kalteng untuk mendapatkan pengesahannya,?tegasnya.<br /><br />Kemudian, sambung dia, dengan dasar Amdal yang sudah disahkan gubernur itulah PT Salonok Ladang Mas membangun pabrik pengolahan CPO. Sebab kalau pembangunan itu diluar Amdal yang ada tidak dibenarkan.<br /><br />"Kita berharap dengan berdirinya pabrik pengolahan CPO di PT Salonok Ladang Mas, maka bisa membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar. Terpenting lagi masyarakat sekitar dan perusahaan bisa saling bekerjasama," katanya.<strong> (das/ant)</strong></p>