Home / Tak Berkategori

PTPN XIII Kembangkan Sawit Di Kubu Raya

- Jurnalis

Minggu, 20 November 2011 - 03:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PTPN XIII kian serius mengembangkan industri dan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Kubu Raya, Kalbar. <p style="text-align: justify;">"Kita sudah sepaham, sependapat, dan satu rencana dengan Pemkab Kubu Raya untuk bekerja sama mengembangkan perkebunan kelapa sawit. Kerja sama ini bukan hanya dengan PTPN XIII, tapi nantinya juga akan bersinergi dengan PTPN III, IV dan lainnya," kata Komisaris Utama PTPN XIII, sekaligus menjabat Deputi Menteri Negara BUMN, Bidang Pengembangan Usaha, Agus Pakpahan, di Sungai Raya, Jumat.<br /><br />Ia berharap, dalam waktu dekat, paling tidak tahun ini, pihaknya sudah mulai membangun perkebunan di Kubu Raya.<br /><br />"Konsepnya pengembangan industri berbasis kelapa sawit. Jadi, kita tidak hanya membangun kebun, tapi kita juga akan mengembangkan berbagai industri turunan dari perkebunan sawit, seperti industri agro dan lainnya," tuturnya.<br /><br />Untuk rencana awal, kata Agus, PTPN XIII membutuhkan lahan seluas 50.000 hektar, sedangkan untuk pengembangannya sudah direncakan mencapai 150.000 hektar.<br /><br />"Untuk penyelesaian pengembangannya, kita butuh waktu paling tidak tiga tahun," katanya.<br /><br />Sedangkan dari segi kondisi tanah yang ada, Agus melihat Kubu Raya sangat cocok untuk pengembangan perkebunan sawit.<br /><br />Wakil Bupati Kubu Raya, Andreas Muhrotien, menginginkan keseriusan itu perlu disikapi bersama. Ia yakin, saat ini masyarakat membutuhkan kepastian untuk pembangunan dan penciptaan lapangan pekerjaan dalam jangka panjang serta berdampak pada pengembangan ekonomi kerakyatan yang ada.<br /><br />Sampai saat ini, di Kabupaten Sungai Raya ada 14 perusahaan perkebunan yang sudah mengantongi izin, sehingga sudah tidak ada lagi lahan yang tersisa.<br /><br />Menanggapi hal tersebut, Andreas menegaskan masalah ketersediaan lahan hanya tinggal penataan saja.<br /><br />"Masalahnya, lahan itu habis apakah dikerjakan atau tidak oleh mereka yang sudah mengantongi izin," tuturnya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp30 Ribu per Liter — Warga Panik, DPRD Soroti Dugaan Permainan Distribusi
Pemkab Malinau Gelar Ibadah Syukur Tahun Baru 2026, Bupati Ajak Perkuat Persatuan dan Pelayanan
30 Lansia di Tarakan Diwisuda, Wawali Ibnu Saud: Tua Hanyalah Angka
Peringatan Bulan K3 Nasional, Wagub Tegaskan Pentingnya Keselamatan Kerja
Komisi III DPRD Melawi Desak Investigasi Perusahaan Sawit Nakal, Lahan Warga di HGU Harus Dikeluarkan
Bupati Shalahuddin Pimpin Apel Pagi di Dinas PERKIMTAN, Tekankan Peningkatan Kinerja 2026
Pastikan Pelayanan dan Distribusi Air Lancar, Komisi III DPRD Melawi Kunjungi PDAM Tirta Melawi
Wabup Sintang Dorong Pembangunan TPS Baru di Jerora Satu

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:30 WIB

BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp30 Ribu per Liter — Warga Panik, DPRD Soroti Dugaan Permainan Distribusi

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:14 WIB

Pemkab Malinau Gelar Ibadah Syukur Tahun Baru 2026, Bupati Ajak Perkuat Persatuan dan Pelayanan

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:09 WIB

30 Lansia di Tarakan Diwisuda, Wawali Ibnu Saud: Tua Hanyalah Angka

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:09 WIB

Peringatan Bulan K3 Nasional, Wagub Tegaskan Pentingnya Keselamatan Kerja

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:25 WIB

Komisi III DPRD Melawi Desak Investigasi Perusahaan Sawit Nakal, Lahan Warga di HGU Harus Dikeluarkan

Berita Terbaru