Pulau Dua Berpotensi Jadi Objek Wisata Unggulan

oleh

Identifikasi dan pemetaan alam bawah laut, oleh tim diving asal Manado, selama seminggu, di Pulau Dua, Kabupaten Tambrauw, Papua Barat, memberikan hasil yang luar biasa, pasalnya, menurut masyarakat Tambrauw, dua pualu yang pada jaman Kolonial Belanda disebut Pulau Amsterdam dan Middleburg Airfield itu, menyimpan sejuta keindahan alam dan berbagai barang peninggalan Perang Dunia Kedua. <p style="text-align: justify;">Dari hasil identifikasi tim diving pada salah satu titik penyelaman di perairan pulau Dua, menemukan beberapa bangkai Kapal peninggalan Kolonial Belanda, bukan hanya itu saja,  dari hasil pemetaan tersebut, tim juga berhasil mendokumentasikan alam bawah laut Pulau Dua, yang kaya dengan Terumbu Karang  Eksotik dan Berwarna warni.<br /><br />“Saya sangat gembira sekali, saat tim diving memperlihatkan benda-benda peninggalan Perang Dunia ke-II dan keindahan Terumbu Karang yang sangat indah, sampai saking senangnya, saya tidak makan satu hari, satu malam," ujar, Kepala Seksi Promosi Wisata dan Budaya Kabupaten Tambrauw, Safrino Bame, A.Md, Par, Sabtu (27/4/2013)”.<br /><br />Menurut Safrino Bame, kedepan pihaknya akan mendorong pemerintah, dalam hal ini Bupati Tambrauw, Gabriel Asem, SE, M.Si, untuk memberikan rekomendasi kepada Dinas terkait, untuk mempromosikan Pariwisata di Kabupaten Tambrauw, berdasarkan hasil Identifikasi dan Pemetaan alam bawah laut Pulau Dua oleh tim diving asal manado, Selasa (23/4/2013) mengingat potensi pariwisata Kabupaten Tambrauw, sangat  menjanjikan.<br /><br />Selain keidahan alam bawah laut dengan keanekaragaman terumbu karang, dan bangkai kapal peninggalan Perang Dunia Kedua, Pulau Dua juga akan dijadikan sebagai objek wisata Religi, sebab Pulau dua merupakan tempat pendaratan Injil pertama kali di Kabupaten Tambrauw.<br /><br />Diharapkan, pemerintah Tambrauw membangun Pos Jaga dan dermaga Wisata, guna melestarikan objek wisata di kedua Pulau yang berdekatan itu. <strong>(das/wm/rri)</strong></p>