Home / Tak Berkategori

Puluhan Buruh Kubu Raya Tuntut Kenaikan UMK

- Jurnalis

Rabu, 7 Desember 2011 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan buruh yang tergabung dalam Serikat Buruh Sejahtera Kabupaten Kubu Raya menggelar aksi di kantor bupati setempat menuntut pemerintah daerah memperjuangkan kenaikan upah minimum kerja di kabupaten itu. <p style="text-align: justify;">"Sampai tahun 2011 ini, kenaikannya upah buruh di Kubu Raya hanya Rp10 ribu, dan itu nilainya kecil sekali," kata Ketua Serikat Buruh Sejahtera (SJS) Kabupaten Kubu Raya, Idris Sitepu, ketika berorasi menuntut kenaikan upah minimum buruh di Sungai Raya, Rabu.<br /><br />Dia berharap, Pemkab Kubu Raya bisa mendesak setiap pengusaha di kabupaten itu untuk meningkatkan upah para buruh.<br /><br />"Tahun 2011 ini upah kami memang dinaikkan, tapi hanya lima persen. Apa lagi, para buruh semakin kecewa dengan tidak dikeluarkannya upah sektoral dari para pengusaha, makanya, kami ingin Bupati Kubu Raya agar membantu menaikan UMK, karena biaya hidup saat ini sudah mahal," kata dia.<br /><br />Sementara Kabid Disnakertrans Kubu Raya, Paryono mengungkapkan, permasalahan yang dikeluhkan oleh para buruh di Kabupaten Kubu Raya sudah dibahas oleh pihak pemerintah, perwakilan buruh dan pengusaha itu sendiri.<br /><br />Pasalnya, ujar dia, yang menetapkan upah minimum para buruh bukanlah dinas terkait melainkan dewan pertimbangan buruh Kabupaten Kubu Raya.<br /><br />"Permasalahan yang dikeluhkan oleh para buruh sudah kami bahas, hanya saja belum bisa di sebutkan karena belum ada SK dari Gubernur Kalbar. Karena yang menetapkan bukan dari dinas melainkan dewan pertimbangan Kubu Raya," katanya.<br /><br />Menurutnya, yang duduk di dalam dewan pertimbangan tersebut adalah perwakilan dari pemerintahan, serikat buruh dan para pengusaha.<br /><br />"Jika hasilnya dibeberkan sekarang, maka kami melanggar kode etik. Diharapkan untuk para buruh dapat bersabar karena kami sedang membahas semuanya, agar para buruh juga tidak kecewa kedepannya," tuturnya.<br /><br />Seperti diketahui, upah minimum kerja yang ada di Kubu Raya sudah diajukan kenaikan sebesar lima persen pada tahun 2012. Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Kubu Raya, Agus Suparwanto mengatakan jika kenaikan upah minimum tersebut sedang dilakukan pembahasan dengan legislatif.<br /><br />"Kenaikan upah minimun sebesar lima persen tersebut sedang dibahas untuk realisasinya, jika hal tersebut dapat tercapai. Maka pada 2012 mendatang upah minimum para pekerja yang ada di Kubu Raya akan naik dari sebelumnya," kata Agus.<br /><br />Pada tahun 2011, upah minimum di Kubu Raya sekitar Rp843 ribu perbulannya yang di dapatkan para pekerja. Mulai berkurangnya beberapa sektor yang diharapkan para pekerja dapat bernaung di dalamnya membuat jumlah tenaga kerja banyak yang menganggur.<br /><br />"Meskipun begitu tenaga kerja yang ada di Kubu Raya cukup banyak, meskipun sekarang beberapa sektor peluang kerja sudah banyak yang tutup. Namun dengan masuknya beberapa perusahaan baru ke Kabupaten Kubu Raya, itu dapat membangkitkan gairah masyarakat untuk mencari pekerjaan," katanya.<br /><br />Agus menuturkan sekitar 120 ribu tenaga kerja ada di Kabupaten Kubu Raya, dari jumlah tersebut sudah ada tenaga kerja yang terserap di beberapa perusahaan.<br /><br />Ia mengatakan, untuk pembahasan jumlah upah minimum tersebut perlu dipertemukan antara para pekerja dengan pengusaha.<br /><br />"Kita juga akan melihat indeks konsumsi di Kubu Raya, jumlah konsumsi di Kubu Raya tidak jauh berbeda dengan di Kota Pontianak. Perlu ditemukan dalam satu meja antara pekerja dengan perusahaan, jangan kita sudah menyetujui jumlahnya nanti perusahaan tidak dapat menerimanya," tuturnya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Dukung Laporan Keuangan yang Transparan dan Akuntabel, Seluruh Pejabat Perangkat Daerah Diminta Tidak Dinas Luar Selama Pemeriksaan BPK
IPM Masih Tertahan, Lingkungan Tergerus: Program METAL Disiapkan Jadi Jalan Baru Pembangunan Melawi
108 Pengendara Ditilang, Polres Melawi Akui Penertiban Knalpot Brong Belum Maksimal
Pemkab Sintang Akan Data Orang Miskin, Lengkap Dengan Nama dan Alamatnya
Wabup Sintang Hadiri Musrenbang Dapil 3 di SMKN 1 Sintang
Pemkab Sintang Terus Perbaiki Mutu Pendidikan, Ajak Penguatan Peranan Orangtua
Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara Sampaikan Ucapan Selamat Hari Pers Nasional 2026
DPC Gerindra Barito Utara Bagikan 400 Kupon LPG 3 Kg Bersubsidi di Muara Teweh

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:29 WIB

Dukung Laporan Keuangan yang Transparan dan Akuntabel, Seluruh Pejabat Perangkat Daerah Diminta Tidak Dinas Luar Selama Pemeriksaan BPK

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:38 WIB

IPM Masih Tertahan, Lingkungan Tergerus: Program METAL Disiapkan Jadi Jalan Baru Pembangunan Melawi

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:26 WIB

108 Pengendara Ditilang, Polres Melawi Akui Penertiban Knalpot Brong Belum Maksimal

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:12 WIB

Pemkab Sintang Akan Data Orang Miskin, Lengkap Dengan Nama dan Alamatnya

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:36 WIB

Wabup Sintang Hadiri Musrenbang Dapil 3 di SMKN 1 Sintang

Berita Terbaru

Sintang

Wabup Sintang Hadiri Musrenbang Dapil 3 di SMKN 1 Sintang

Selasa, 10 Feb 2026 - 14:36 WIB