Home / Tak Berkategori

Puluhan Calon Penumpang Kapal Perintis Batal Berangkat

- Jurnalis

Kamis, 9 Juni 2011 - 07:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan calon penumpang kapal perintis yang membuka pelayaran ke daerah-daerah terisolasi di Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel) KM Delta Sembada batal berangkat, karena muatan kapal melebihi kapasitas. <p style="text-align: justify;">Plt Camat Pulau Sembilan Jabir, Rabu, mengatakan, kapal perintis KM Delta Sembada yang seyogyanya berangkat dari pelabuhan Panjang Kotabaru menuju Pulau Sembilan sekitar pukul 16.00 Wita itu terpaksa dibatalkan karena jumlah penumpang melebihi kapasitas yakni 101 orang.<br /><br />"Sementara kapasitas penumpang kapal perintis tersebut hanya sekitar 75 orang," katanya.<br /><br />Kapal baru bisa berangkat, ujar Jabir, sekitar pukul 20.00 Wita setelah jumlah penumpang dikurangi sekitar 26 orang menjadi 75 orang.<br /><br />"Sebelum berangkat, pihak penumpang dan anak buah kapal sempat melakukan negosiasi yang sedikit alot," ujarnya.<br /><br />Jabir yang hendak ke Pulau Sembilan itu juga terpaksa mengalah, dan mengutamakan warga yang lainnya ikut berlayar bersama kapal perintis.<br /><br />Ia bersama warga yang lainnya, terpaksa mencalter kapal pejala (nelayan jala) berangkat dari Lontar, Pulau Laut Barat menuju Pulau Sembilan dengan biaya Rp1,5 juta.<br /><br />Seorang calon penumpang ang gagal berangkat menggunakan kapal perintis, Riadi, menuturkan, sebelum kapal KM Delta Sembada berangkat, semua penumpang diturunkan.<br /><br />"Dan satu-persatu penumpang dipanggil hingga cukup 75 orang," katanya.<br /><br />Riadi mengaku setuju atas cara dan pembatasan jumlah penumpang tersebut, untuk menghindari kecelakaan laut seperti yang terjadi pada PM Martasiah B II yang menyebapkan jatuhnya korban jiwa.<br /><br />Kecamatan Pulau Sembilan yang terdiri dari lima desa sekitar 84 mil sebelah selatan Kotabaru atau berbatasan dengan Jawa Timur itu merupakan satu dari 20 kecamatan di Kotabaru.<br /><br />Sementara itu, jumlah korban meninggal dunia hingga saat ini berjumlah 29 orang dan korban yang selamat 73 orang.<br /><br />PM Martasiah B II merupakan kapal penumpang dan barang jurusan Kotabaru-Geronggang yang rutin melakukan pelayaran mengantar warga dan pedagang. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur
Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak
Unit Kamsel Sat Lantas Polres Sintang Gelar Penyuluhan Keliling di Sejumlah Titik Rawan Lalu Lintas
Asisten 1, Hadiri Raker dan Ramah Tamah Camat Dedai Dengan Kades dan Ketua BPD Se Kecamatan Dedai
Sekda Sintang Kecewa Realisasi Anggaran Pemkab Sintang Tahun 2025 Hanya 81,59 Persen
Realisasi APBD 2025 Kecil, Bupati Sintang Minta OPD Sering Rapat Evaluasi
UMKM Desa Kalbar Tampil di Hari Desa Nasional 2026, Kerupuk hingga Dodol Durian Paling Diminati
Awal Tahun 2026 Bertemu Kepala OPD, Bupati Sintang Berikan Arahan

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:29 WIB

Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:15 WIB

Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:12 WIB

Unit Kamsel Sat Lantas Polres Sintang Gelar Penyuluhan Keliling di Sejumlah Titik Rawan Lalu Lintas

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:15 WIB

Asisten 1, Hadiri Raker dan Ramah Tamah Camat Dedai Dengan Kades dan Ketua BPD Se Kecamatan Dedai

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:12 WIB

Sekda Sintang Kecewa Realisasi Anggaran Pemkab Sintang Tahun 2025 Hanya 81,59 Persen

Berita Terbaru