Puluhan Hektar Padi Di Pulang Pisau Terendam

oleh

Puluhan hektar tanaman padi musim tanam Oktober-Maret 2012 yang berlokasi di dua kecamatan, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah terendam akibat curah air hujan tinggi serta air pasang yang terjadi di daerah itu. <p style="text-align: justify;">"Beberapa lokasi lahan tanaman padi milik warga yang terendam. Ini terjadi akibat curah hujan yang cukup tinggi serta ditambah dengan kondisi air pasang, selain karena saluran irigasi yang tidak memadai," kata Andreas Rebo, warga setempat, Minggu.<br /><br />Lahan pertanian tanaman padi yang terendam tersebut berada ada pada beberapa lokasi di Kecamatan Maliku dan Kecamatan Pandih Batu, yang merupakan sentra pertanian tanaman padi di wilayah Kabupaten Pulang Pisau dan Provinsi Kalimantan Tengah.<br /><br />"Kami tidak dapat berbuat apa-apa jika melihat kondisi seperti saat ini untuk musim tanam Oktober yang ditanam adalah padi gunung yang tidak cocok dilahan yang banyak air," katanya.<br /><br />Namun hingga kini pihak Dinas Pertanian dan Peternakan masih belum ada turun ke lapangan guna melihat dan mengambil langkah bijaksana mengatasi persoalan dimaksud.<br /><br />Dirinya yang juga berprofesi sebagai petani tanaman pangan jenis padi sangat mengharapkan agar kondisi ini bisa di cermati oleh pemerintah melalui dinas teknis terkait.<br /><br />"Kami berharap dari instansi terkait dapat menurunkan tim untuk melihat kondisi yang sebenarnya terjadi terhadap lahan pertanian yang kami miliki yang terancam gagal panen akibat terendam air," katanya. <strong>(das/ant)</strong></p>