Puluhan Rumah Tertimbun Lahar Dingin Merapi

oleh

Banjir lahar dingin Merapi yang menerjang aliran Sungai Gendol Sabtu (19/3) malam mengakibatkan puluhan rumah warga di Kecamatan Cangkringan dan Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta tertimbun material vulkanik hingga setinggi satu meter. <p style="text-align: justify;">Banjir lahar dingin Merapi yang menerjang aliran Sungai Gendol Sabtu (19/3) malam mengakibatkan puluhan rumah warga di Kecamatan Cangkringan dan Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta tertimbun material vulkanik hingga setinggi satu meter.<br /><br />"Dari pendataan sementara ini ada 41 rumah yang tertimbun lahar dingin seperti di Dusun Jaranan, Guling dan Banaran di Desa Argomulyo, Kecamatan Cangkringan dan Dusun Tambakan dan Jambon di Desa Sindumartani, Kecamatan Ngemplak," kata Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman Urip Bahagia, Minggu.<br /><br />Menurut dia, puluhah rumah tersebut mengalami rusak berat akibat dihantam material vulkanik seperti pasir dan batu-batu Merapi yang berukuran sangat besar.<br /><br />"Rumah warga tersebut mengalami kerusakan yang sangat parah sehingga tidak bisa ditempati lagi sehingga puluhan kepala keluarga terpaksa mengungsi," katanya.<br /><br />Ia mengatakan, total rumah yang tenggelam material lahar dingin mencapai 41 unit yakni di Dusun Jaranan 22 rumah, Dusun Guling dan Banaran sembilan rumah kemudian Dusun Tambakan dan Jambon 10 rumah.<br /><br />"Jumlah tersebut belum termasuk rumahb yang mengalami rusak ringan, kami masih akan melakukan pendataan untuk rumah-rumah yang terkena dampak banjir lahar dingin tersebut," katanya.<br /><br />Seperti diberitakan, hujan deras yang turun di lereng Gunung Merapi, Sabtu (19/3) sore mengakibatkan banjir lahar dingin di aliran Sungai Gendol dan Sungai Opak di Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman hingga menyebabkan satu rumah roboh dan beberapa rumah kemasukan material vulkanik.<br /><br />Menurut Camat Cangkringan Samsul Bakri, hujan deras yang turun di lereng Merapi sejak sore mengakibatkan banjir lahar dingin dan luapan material vulkanik di Sungai Gendol dan Opak, selain sejumlah tanggul di aliran ke dua sungai tersebut jebol, banjir juga mengakibatkan satu rumah roboh dan beberapa rumah kemasukan material vulkanik.<br /><br />Menurut dia, satu rumah yang roboh tersebut yakni milik warga di Dusun Guling, Desa Argomulyo, Cangkringan yang hanyut diterjang banjir lahar dingin melalui aliran Sungai Opak.<br /><br />"Sedangkan rumah yang kemasukan material vulkanik semuanya juga di Desa Argomulyo diantaranya di Dusun Banaran sebanyak empat rumah, Dusun Jaranan tiga rumah," katanya.<br /><br />Ia mengatakan, aliran banjir lahar dingin di Sungai Gendol juga mengakibatkan tanggul di Dusun Besalen jebol.<br /><br />"Sedangkan aliran banjir lahar dingin di Sungai Opak selain mengakibatkan jebolnya sejumlah tanggul di sepanjang aliran sungai tersebut, juga mengakibatkan satu jembatan darurat yang sedang duibangun di Dusun Kliwang hanyut terbawa banjir," katanya.<br /><br />Samsul mengatakan, bajir lahar dingin melalui Sungai Opak tersebut juga mengakibatkan satu rumah kemasukan material vulkanik.<br /><br />"Bahkan pemilik rumah mengalami luka akibat material vulkanik yang menerjang rumahnya ternyata masih panas, namun setelah dibawa ke rumah sakit kondisinya mulai membaik," katanya.<br /><br />Ia mengatakan, akibat banjir lahar dingin di dua aliran sungai berhulu Merapi tersebut ratusan warga yang berada di dekat aliran sungai dievakuasi ke tempat yang lebih aman.<br /><br />"Kejadian banjir lahar dingin sebelumnya, ratusan warga juga harus dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Mereka ini mengungsi di tempat saudaranya dan setelah aman mereka akan kembali lagi ke rumahnya," katanya. (EKa/Ant)</p>