Puncak Arus Mudik Pantura Kalbar Pada H-2

oleh

Kepala Terminal Batu Layang Pontianak Burhan memprediksi puncak arus mudik Lebaran tahun 2015 untuk jalur pantai utara Kalimantan Barat, yakni dari Pontianak, Mempawah, Kota Singkawang, Pemangkat dan Kabupaten Sambas, pada H-2 Lebaran. <p style="text-align: justify;"><br />"Sejak Minggu (12/7) hingga Selasa hari ini jumlah penumpang yang mudik menggunakan bus sudah meningkat dibanding hari biasanya, dan begitu juga dengan pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi, baik kendaraan roda dua dan empat juga meningkat," kata Burhan di Pontianak, Selasa.<br /><br />Ia menjelaskan terjadi peningkatan jumlah penumpang sekitar 10 persen dibanding hari biasanya, terutama jurusan Pontianak hingga Kota Sambas. Begitu juga untuk rute Pontianak menuju Sanggau, Sekadau, Sintang, Melawi juga mengalami peningkatan.<br /><br />"Diprediksi, puncak arus mudik Lebaran tahun ini tujuan pantai utara Kalbar, akan terjadi Rabu (15/7), baik menggunakan jasa angkutan umum maupun menggunakan kendaraan pribadi," ujar Burhan.<br /><br />Dalam kesempatan itu, Kepala Terminal Batu Layang Pontianak menambahkan pihaknya sudah mengantisipasi lonjakan pemudik bagi umat Muslim yang akan merayakan Lebaran di kampung halamannya, terutama kawasan pantai utara dengan mengambil atau mengalihkan trayek kosong.<br /><br />"Kami akan mengambil atau mengalihkan trayek bus yang kosong, misalnya trayek Bengkayang atau Landak, untuk mengangkut penumpang tujuan pantai utara Kalbar, yakni tujuan Kota Singkawang, Pemangkat dan Kota Sambas," katanya.<br /><br />Menurut dia, pola pengalihan trayek tersebut sudah beberapa kali dilakukan dalam mengantisipasi melonjaknya penumpang yang akan mudik atau balik Lebaran di Kalbar.<br /><br />"Selain itu, kami bisa juga meminta kepada pemilik bus atau sopir bus jurusan Pantura Kalbar yang cepat sampai ke Kota Pontianak untuk kembali lagi melayani penumpang tujuan pantura," ungkapnya.<br /><br />Data Terminal Batu Layang, mencatat bus yang melayani jurusan pantura Kalbar sebanyak 35 unit bus, kemudian ke Landak sebanyak 10 unit, Bengkayang enam unit, sementara jurusan Sanggau, Sekadau, Sintang, Melawi dilayani oleh bus besar yang dimiliki Damri dan bus milik swasta yang melewati Terminal Bus Internasional Sungai Ambawang. Das/ant)</p>