Pusat Harus Tanggap Dengan Permasalahan Diperbatasan

oleh

Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Robertus, SH pada DPRD Kabuapetn Kapuas Hulu dengan tegas meminta Pemerintah Pusat untuk segara menyelesaikan dan memperhatikan permasalahan yang ada diwilayah perbatasan seperti halnya patok batas, misalnya seperti yang terjadi di Dusun Camar Bulan Kabupaten Sambas, yang dikhawatirkan kata Robet permasalahan yang sama juga lambat laun akan terjadi di kawasan perbatasan Kabupaten Kapuas Hulu. Hal tersebut mesti diantisipasi pihak terkait baik itu Pemerintah maupun pihak TNI harus sigap. <p style="text-align: justify;">“Selama ini pihak Pemerintah tidak pernah melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang ada di perbatasan, dan patok batas yang bergeser juga atas laporan masyarakat, dan untuk di Kapuas Hulu sendiri menurut laporan masyarakat kepada Kita, ada sejumlah patok yang hilang, untuk itu Pemerintah jangan sampai menganggap remeh dengan kondisi tersebut,” pintanya. <br /><br />Dijelaskan Robertus,  dalam menjaga wilayah NKRI diperbatasan mestinya Pemerintah melalui TNI melakukan sosialisasi khusus untuk patok batas, masyarakat harus dilibatkan melihat langsung posisi patok batas yang sebenarnya, jangan sampai Pemerintah hanya berbicara di atas meja saja, atau lewat televise, harus  turun kelapangan langsung. <br /><br />Tidak hanya itu dalam pertahanan wilayah kedaulatan NKRI yang ada di perbatasan, Robet meminta pihak TNI memaksimalkan kinerjanya, sejumlah pos-pos jaga yang ada mesti lebih dekat dari Patok batas. <br /><br />“Yang Kita inginkan pos penjagaan di perbatasan lebih dekat dengan patok batas, meskipun aparat sering melakukan Patroli tetapi kenyataannya patok masih saja bergeser, baik itu karena alam maupun mungkin disengaja oleh orang-orang tertentu, apa yang dilakukan TNI dalam menjaga perbatasan selama ini sudah cukup baik, namun perlu lebih ditingkatkan lagi, selain itu Pemerintah Pusat juga jangan mengabaikan permasalahan yang ada di perbatasan dari pembangunan hingga permasalahan patok batas,” pungkasnya.<strong>(*)</strong></p>