Puskesmas Di Pontianak Dapat BOK Rp 2,3 Miliar

oleh

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak Multi Juto Bhatarendro mengatakan puskesmas di kota itu mendapatkan Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) sebesar Rp 2,3 miliar. <p style="text-align: justify;">"Dana tersebut digunakan untuk operasional puskesmas terutama untuk transportasi dan penggerakan massa," kata Multi di Pontianak, Rabu.<br /><br />Multi mengungkapkan, seluruh puskesmas di kota itu akan mendapatkan alokasi dana BOK tersebut.<br /><br />"Semua puskesmas dapat dan akan kami bagi dengan pertimbangan jumlah masyarakatnya, masalah kesehatannya, atau angka kemiskinan yang tinggi itulah yang kami lihat," jelas Multi.<br /><br />Multi menjelaskan dalam penyaluran dan penggunannya dana BOK tersebut sudah memiliki aturan teknis sendiri.<br /><br />"Teknisnya sudah ada, dimana setiap kabupaten/kota yang menerima akan membentuk tim pengelola dana Bok tersebut," kata Multi. <strong>(phs/Ant)</strong><br /><br />Ia juga mengingatkan, dalam penggunaannya dana Bok tersebut tidak boleh digunakan untuk pengadaan sarana dan prasarana puskesmas.<br /><br />Sebelumnya, Kementerian Kesehatan RI mencatat pada tahun 2010, telah mengujicobakan dana BOK ke 303 Puskesmas sebesar Rp 100 juta per tahun dan memberikan bantuan bagi Puskesmas lainnya sebesar Rp 18 juta – Rp 22 juta.<br /><br />Sementara untuk tahun 2011, berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Litbang maka alokasi dana BOK untuk regional Sumatera atau 2.271 Puskesmas sebesar Rp 75 juta untuk tiap Puskesmas.<br /><br />Untuk regional Jawa-Bali 3.617 Puskesmas mendapatkan dana Rp 75 juta, Kalimantan 836 Puskesmas sebesar Rp 100 juta, Sulawesi 1.126 Puskesmas sebesar Rp100 juta.<br /><br />Maluku 256 Puskesmas sebesar Rp 200 juta, Nusa Tenggara 458 Puskesmas mendapatkan Rp 250 juta dan regional Papua 403 Puskesmas mendapatkan dana BOK sebesar Rp 250 juta per Puskesmas. (phs/Ant)</p>