Puskesmas Sungai Durian Direkomendasikan Jadi Rumah Sakit

oleh

Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya akan merekomendasikan kepada bupati setempat untuk meningkatkan Puskesmas Sungai Durian yang terletak di Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya untuk dijadikan sebagai rumah sakit tipe C. <p style="text-align: justify;">"Pemerintah Kabupaten Kubu Raya tidak akan membuat Rumah Sakit Umum Daerah seperti yang banyak direncanakan kabupaten/kota pemekaran baru. Paling statusnya akan dinaikkan menjadi RSUD dan kita telah merekomendasikan puskesmas tersebut untuk jadi rumah sakit," kata Titus Nursiwan di Sungai Raya, Sabtu.<br /><br />Dia mengatakan membangun fasilitas atau sarana prasarana rumah sakit, biayanya terlalu besar. Kemungkinan Pemkab akan melakukan peningkatan sarana Puskesmas kemudian menjadi puskesmas rawat inap sampai menjadi rumah sakit.<br /><br />"Yang layak sampai saat ini adalah Puskesmas Rawat Inap Sungai Durian," ujarnya.<br /><br />Puskesmas Rawat Inap Sungai Durian, levelnya bukan rumah sakit. Namun operasional sehari-hari dan kegiatannya sudah layaknya seperti rumah sakit. Dinas Kesehatan Kubu Raya tengah merancang menuju perbaikan level. Kapan terealisasinya belum dapat diketahui pasti.<br /><br />"Kita tidak targetkan kapan perubahan status Puskesmas Sungai Durian menjadi Rumah Sakit. Insya Allah kalau disetujui Provinsi Kalbar pada tahun 2011 akhir, statusnya akan berubah," katanya.<br /><br />Pemkab memang menargetkan perubahan tersebut. Alasannya pendirian rumah sakit berhubungan dengan bantuan Kementerian Kesehatan atau Pemerintah Pusat. Biasanya bantuannya berupa sarana, tenaga spesial dan lain sebagainya.<br /><br />"Itu yang harus dikejar Kubu Raya untuk memberikan pelayanan lebih baik," kata Titus.<br /><br />Dia melanjutkan, di Puskesmas Rawat Inap Sungai Durian sekarang pelayanannya bersifat 24 jam seperti rumah sakit. Setidaknya terdapat 25 tempat tidur. Untuk tenaga memang belum memiliki tenaga dokter spesialis.<br /><br />"Kita baru punya satu orang dokter beberapa tenaga bidan dan perawat," katanya.<br /><br />Titus menambahkan dengan perkembangan zaman, Kubu Raya memang banyak membutuhkan tenaga medis. Kuota untuk tahun 2011 harus ditambah. Dinkes sendiri sudah mengusulkan banyak bidan, perawat, sanitasi, apoteker, tenaga gizi termasuk dokter.<br /><br />Seperti penerimaan CPNS 2010, peruntukannya sangat vital bagi daerah terpencil dan sangat terpencil. Namun dengan belum dikeluarkannya Nomor Induk Pegawai, peruntukannya menjadi kosong. Sementara banyak masyarakat meminta.<br /><br />Di Desa Padang Tikar, Kecamatan Batu Ampar, Kecamatan Teluk Pakedai sampai sekarang masih menunggu. Pengisiannya selama ini mengandalkan puskesmas induk. "Dan kami berharap secepatnya terselesaikan. Karena ada sekitar 71 tenaga kita yang masih menggantung," kata Titus.<strong> (phs/Ant)</strong></p>