Puting Beliung Masih Berpotensi Terjadi Di Kalbar

oleh

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Supadio Pontianak memprediksikan angin puting beliung masih berpotensi terjadi kembali di Kabupaten Kubu Raya dan daerah lainnya di Kalimantan Barat. <p style="text-align: justify;"><br />"Angin kencang dengan kecepatan sedang dan kuat terlihat di daerah Kubu Raya, Kota Pontianak dan Mempawah para Selasa sore kemarin diakibatkan adanya penumpukan awan comulonimbus dengan kecepatan 30 knot hingga 40 knot yang menyebabkan hujan deras dan angin kencang puting beliung. Namun, untuk memantau kejadian puting beliung memang tidak bisa kita lakukan karena hal tersebut tidak bisa diprediksi," kata prakirawan BMKG Supadio Pontianak, Damian di Pontianak, Rabu.<br /><br />Dia mengatakan, biasanya jika angin puting beliung sudah melanda satu daerah dia tidak akan kembali terjadi di tempat yang sama dan berpindah.<br /><br />"Untuk Kubu Raya sepertinya setiap tahun memang menjadi daerah yang langganan terkena angin puting beliung. Untuk itu kita mengimbau agar masyarakat selalu waspada," kata Dasmian menyarankan.<br /><br />BMKG Supadio juga mengeluarkan peringatan bahaya banjir selain angin puting beliung kepada masyarakat Kalimantan Barat yang kemungkinan besar terjadi akibat perubahan cuaca yang tidak menentu saat ini.<br /><br />"Masyarakat Kalbar perlu mewaspadai setiap bencana alam yang terjadi, terlebih cuaca yang sering berganti pada beberapa daerah di Kalbar," kata Dasmian.<br /><br />Badan Meteorologi, Klimatologi danGeofisika Stasiun Supadio Pontianak melihat ada potensi untuk terjadinya hal itu karena sudah hampir setiap waktu terjadi.<br /><br />Namun, lanjut dia, untuk melakukan prediksi terhadap terjadinya bencana alam tersebut, masih cukup sulit dilakukan.<br /><br />Dia mengatakan, di Kalbar masih berpotensi terjadi turunnya hujan hingga beberapa waktu kedepan.<br /><br />"Kemungkinan terjadinya puting beliung masih bisa terjadi namun untuk lokasi dan waktunya tidak bisa diprediksi, karena kejadiannya sangat cepat dan singkat. Kita hanya harus waspada jika terjadi bencana alam yang dahsyat tersebut," katanya.<br /><br />Ia melanjutkan, untuk hujan dengan potensi intensitas ringan hingga sedang.<br /><br />"Kalbar kemungkinan terjadi hujan masih ada, juga dengan adanya angin kencang ketika hujan. Sehingga masyarakat harus waspada," kata Dasmian. <strong>(phs/Ant)</strong></p>