PWM dan Suar Institute Gelar Pelatihan Pengelolaan Website

oleh

Persatuan Wartawan Melawi (PWM) dan Suar Institute bekerjasama mengadakan pelatihan pengelolaan website. <p style="text-align: justify;">Kegiatan  akan dilaksanakan selama 2 hari, Sebtu (12/4) dan Minggu (13/4) mendatang. Di aula pertemuan kantor Suar Institute.<br /><br />Kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan keterampilan pemuda-pemuda di Melawi.  Agar bisa mengelola website. Sehingga keterampilan ini bisa dipergunakan sebagai usaha mereka ke depan.<br /><br />“Kita berancana akan memberi keterampilan pada pemuda Melawi terkait dengan website. Sebab di perkotaan pengelolaan website ini menjadi sebuah usaha yang banyak dijalankan pemuda di perkotaan,” kata Ketua PWM, Dedi Hermawan, ditemui Selasa (8/9).<br /><br />Lantas dijelaskan Dedi, saat ini sudah tidak mungkin lagi menghindar dari globalisasi yang aslinya perdagangan global dan semakin majunya perkembangan teknologi informasi. <br /><br />Oleh karena itu, ulas Dedi, pemuda Melawi juga mesti bisa berperan dalam kemajuan teknologi informasi dan perdagangan global.<br /><br />“Sudah saatnya pemuda Melawi bisa tampil di dunia global melalui website. Mengambil peran pada kemajuan teknologi informasi. Termasuk pula berperan dalam perdagangan global,” ulasnya.<br /><br />Bisa saja melalui website pemuda Melawi mempromosikan kekayaan yang ada diMelawi. Baik itu kekayaan alam, budaya, seni, keunikan Melawi. Diharapkan dari proses promosi ini akan bisa berdampak pada transaksi kekayaan Melawi.<br /><br />“Kalau pada website itu dibuat berbagai kekayaam alam di Melawi untuk wisata, bukan tidak mungkin orang dari daerah lain atau negara lain berminat datang ke Melawi. Kira-kira seperti harapannya,” ulasnya.<br /><br />Dia pun memastikan, bila ada promosi akan menghasilkan kreatifitas produksi di Melawi. Bukan tidak mungkin akan muncul kerajinan yang akan diproduksi oleh masyarakat. Lalu dijual melalui website.<br /><br />Seperti halnya jal beli yang terjadi via online yang sangat marak dilakukan saat ini. Lewat teknologi informasi. Seperti BBM dan Fabebook yang saat ini digunakan sebagai sarana perdagangan.<br /><br />“Contoh sudah banyak, tinggal bagaimana pemuda Melawi bisa menguasai pengelolaan website untuk tujuan baik, salah satunya promosi produk yang diproduksi oleh warga Melawi,” pungkasnya. (KN)</p>