Rakor Pengembangan Posyandu Sebagai Upaya Evaluasi Pembinaan

oleh

Rapat Koordinasi (Rakor) Pengembangan Pokjanal Posyandu tingkat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) 2011 menjadi salah satu upaya untuk mengevaluasi pelaksanaan pembinaan Posyandu di daerah tersebut. <p style="text-align: justify;">"Rakor ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi, sinkronisasi dan sinergisitas antar sektor, baik provinsi maupun kabupaten/kota dalam upaya memantapkan pembinaan dan pengembangan Pokjanal Posyandu di daerah," kata ketua panitia Henock SH di Palangka Raya, Selasa.<br /><br />Henock yang juga Kepala Bidang Kelembagaan Sosial Budaya dan Pelatihan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kalteng itu, rakor tersebut untuk mengevaluasi pelaksanaan pembinaan Posyandu di seluruh kabupaten/kota yang ada di Kalteng.<br /><br />Menurut dia, dari Rakor Pengembangan Pokjanal Posyandu tingkat Kalteng 2011 tersebut, diharapkan dihasilkan pemikiran bagi lahirnya kebijakan program dan hasil evaluasi pelaksanaan program Pokjanal Posyandu.<br /><br />"Dalam kegiatan ini juga diharapkan adanya komitmen bersama dari dinas, instansi terkait dalam rangka Rapat Koordinasi Pengembangan Pokjanal Posyandu," ujarnya.<br /><br />Henock mengatakan, pelaksanaannya harus terpadu dan integratif dengan program pemberdayaan masyarakat seluruh sektor seperti program nasional pemberdayaan masyarakat (PNMP), alokasi dana desa (ADD), pendidikan anak usia dini (PAUD) dan lainnya.<br /><br />"Materi dan ruang lingkup kegiatan dalam Rapat Koordinasi Pengembangan Pokjanal Posyandu tingkat provinsi Kalteng 2011 adalah, relasi PKK dengan Posyandu dalam mewujudkan kesejahteraan keluarga," jelasnya.<br /><br />Kegiatan ini dilakukan bagi peningkatan kesehatan dan perbaikan gizi masyarakat, dukungan kebijakan pemerintah provinsi Kalteng dalam pembinaan Posyandu melalui dana APBD.<br /><br />Selain itu, katanya, fungsi kelembagaan Pokjanal Posyandu dalam pengembangan institusi Posynadu dan pengembangan Posyandu melalui Program PNPM Mandiri Perdesaan.<br /><br />Rakor Pengembangan Pokjanal Posyandu tingkat Provinsi diikuti 56 peserta dari Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa kabupaten/kota, Dinas Kesehatan kabupaten/kota, Bappeda kabupaten/kota, dan Tim Penggerak PKK kabupaten/kota. <strong>(phs/Ant)</strong></p>