Rapat Paripurna DPRD Sintang Dihadiri 20 Anggota Dewan

oleh

Rapat Paripurna ke-4, masa persidangan ke III DPRD Sintang terhadap penyampaian Raperda tentang perubahan APBD tahun anggaran 2011, hanya dihadiri 20 orang dari 35 anggota yang ada. Meskipun demikian, Pimpinan Dewan menyatakan Rapat Paripurna tetap mencapai korum. <p style="text-align: justify;">Bupati Sintang Milton Crosby, usai rapat menyatakan tak mempermasalahkan ketidak hadiran dari sejumlah anggota dewan dalam Rapat Paripurna tersebut. Pasalnya, waktu untuk pembahasannya sudah begitu singkat.<br /><br />“Yang penting korum terpenuhi, bagi saya no problem, bagaimana kita bisa menyelesaikan jadwal yang ketat ini karena waktu kita sangat singkat,” ungkap Milton pada kalimantan-news.com, Jumat (23/09/2011).<br /><br />Ditambahkan Milton, dengan demikian penyelesaian dari perubahan APBD yang dibahas ini akan tepat waktu.<br /><br />“Waktu kita tinggal 120 hari lagi hingga tutup tahun nanti. Ini harus mampu kita kejar dan tuntaskan,” katanya lagi.<br /><br />Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sintang Gregorius Igo yang kali memimpin rapat mengatakan persoalan hanya dihadiri 20 anggota dewan sudah dinilai representasi karena jadwal rapat hanya penyampaian nota keuangan dan tidak pengambilan keputusan yang harus melibatkan sekurang-kurangnya 2/3 dari jumlah anggota yang ada.<br /><br />“Itu korumnya setengah saja dari anggota DPRD kecuali jika harus mengambil keputusan maka jumlahnya 2/3. Karena hari ini tak mengambil keputusan dan hanya penyampaian nota keuangan, 20  yang hadir itu sudah representasi dari semua fraksi yang ada di dewan,” jelas Ketua DPC Partai Demokrat ini.<br /><br />Ketika ditanya apakah anggota dewan yang tak hadir tersebut sebelumnya telah memberikan konfirmasi, Igo menyatakan belum mengetahui hal tersebut. Hanya saja dirinya sedikit memberikan pembelaan jika anggota yang tak hadir tersebut dikarenakan  ada kegiatan yang tak bisa dihindari, selain itu pelaksanaan rapat juga berlangsung pada menjelang akhir pekan.<br /><br />“Karena paripurna dilaksanakan diakhir pekan sehingga ada anggota yang  ke luar kota atau kegiatan lain yang tak bisa dihindari. Maklumlah jadwal kita kan agak padat karena mengejar waktu,” imbuhnya.<br /><br />Dirinya menandaskan jika DPRD Sintang  beritikad baik agar rangkaian pembahasan APBD perubahan maupun APDB 2011 berjalan sesuai jadwal <br /><br />“Jadi mungkin kawan-kawan berkeinginan membahas untuk APBD 2012 itu lebih intens jadi mereka mempercepat perubahan ini makanya mungkin agak seperti padat dan mungkin ada beberapa kawan yang sudah menjadwalkan beberapa jauh hari kegiatan lain sehingga mereka tidak hadir, tetapi 20 orang tadi sudah memenuhi korum,” kata Igo. <br /><br />Sementara itu, Pengamat Kebijakan Publik kabupaten Sintang Viktor Imanuel menyayangkan ketidak hadiran para anggota dewan tersebut. <br /><br />"Perlu di cari tahu penyebabnya," ungkapnya.<br /><br />Viktor memperkirakan rapat yang hanya dihadiri oleh 20 anggota tersebut karena kebijakan perubahan APBD sudah dilakukan pembahasannya dengan mitra kerja yakni SKPD dan sudah disetujui sebelumnya.<br /><br />"Jadi pada saat rapat tidak perlulah untuk hadir," ungkapnya lagi.<br /><br />Untuk itu, sebagai warga masyarakat dirinya mengharapkan agar anggota dewan jika tidak ada alasan prinsip harus tetap hadir dalam rapat sebagai bukti pertanggung jawaban mereka kepada masyarakat yang memilih.<br /><br />"Karena siapa lagi yang dapat hadir dalam ruang sidang yang terhormat untuk rapat tersebut kalau bukan mereka para anggota DPRD. Tak mungkinlah kita masyarakat biasa yang akan menggantikan mereka rapat,"tegasnya.<strong>(*)</strong></p>