RAPBD 2012 Kapuas Hulu Mulai Dibahas

oleh

Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggara 2012, Kabupaten Kapuas Hulu mulai dibahas di DPRD Kapuas Hulu.ditandai dengan penyerahan RAPBD oleh Agus Mulyana SH, selaku Wakil Bupati Kapuas Hulu keada Ketua DPRD Kabupaten Kapuas Hulu Ade M Zulkifli, S.AP yang dilaksanakan melalui Sidang Paripurna di Gedung DPRD Kapuas Hulu, Jumat (16/12/2011). <p style="text-align: justify;">Sidang Paripurna yang  dipimpin oleh ketua DPRD Kapuas Hulu, Ade M Zulkifli SAP didampingi  Wakil ketua, M Yusuf Habibi dan Agustinus Ding SH serta Anggota DPRD Kapuas Hulu, tampak juga  Sekretaris Daerah  Kapuas Hulu, Ir H Muhammad Sukri dan Sejumlah Pimpinan SKPD Kapuas Hulu, dan sejumlah tamu undangan lainnya.<br /><br />Dalam pidato penggantar Bupati Kapuas Hulu, yang disampaikan oleh  Agus Mulyana, SH selaku Wakil Bupati Kapuas Hulu  menyampaikan bahwa  anggaran pendapatan daerah tahun anggaran 2012 yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), dana perimbangan dan lain-lian pendapatan yang sah direncanakan sebesar Rp 825.838.195.000. Estimasinya PAD sebesar Rp 20 milyar, dana perimbangan sebesar Rp 800.838.195.000 dan lain-lain pendapatan yang sah sebesar Rp 5 milyar.<br /><br />Sementara itu disampaikan, Agus bahwa  belanja daerah diarahkan untuk mendanai pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi urusan Kabupaten yaitu berupa urusan wajib, urusan pilihan dan urusan yang penanganannya dalam bagian atau bidang tertentu dapat dilaksanakan bersama antara pemerintah dan pemerintah daerah. Belanja penyelenggaraan urusan wajib digunakan untuk melindungi dan kualitas kehidupan masyarakat dalam rangka memenuhi kewajiban daerah. Ini diwujudkan dalam bentuk peningkatan pelayanan dasar dibidang pendidikan, kesehatan, fasilitas sosial dan fasilitas umum yang layak. <br /><br />“Rencana belanja daerah tahun anggaran 2012 sebesar Rp 819.588.195.000. Belanja ini terdiri dari belanja langsung yang direncanakan sebesar Rp 420.140.747.448 dan belanja tidak langsung direncanakan sebesar Rp 399.547.447.552,” terang Agus Mulyana.<br /><br />Sedangkan prioritas dan plafon Anggaran Belanja Daerah Tahun Anggaran 2012 diantaranya Urusan Pendidikan direncanakan sebesar Rp. 211.133,340.000, anggaran tersebut terdiri dari belanja tidak langsung Rp. 161.227.948.000, dan Belanja Langsung Rp. 49. 905. 392.000. <br /><br />Urusan Kesehatan, Anggaran belanja untuk Kesehatan direncanakan sebesar Rp. 62.879.789. 600, anggaran tersebut terdiri dari Belaja tidak langsung sebesar Rp. 29.810.305.600 dan belanja langsung Rp.33.069.484.000. <br /><br />Urusan Pekerjaan Umum, Aggaran belanja Pekerjaan Umum direncanakan sebesar Rp.  172. 799.957.500 Anggaran tersebut terdiri dari Belanja tidak langsung Rp. 5. 782. 930.000 dan Belanja langsung Rp. 167. 017.027.500. <br /><br />Urusan Perencanaan Pembangunan, Anggran belanja Perencanaan Pembangunan direncanakan sebesar Rp. 8.373.744.000, Anggaran tersebut terdiri dari Belanja tidak langsung Rp. 1.744.035.000, dan Belanja langsung sebesar Rp. 6.629.709.000. <br /><br />Urusan Bidang Perhubungan, Anggaran Bidang Perhubungan direncanakan sebesar Rp. 7.842.867.000 terdiri dari Biaya tidak langsung  sebesar Rp. 2. 348.322.000 dan Biaya langsung sebesar Rp. 5.494.545,000. <br /><br /&gt;Urusan Lingkungan Hidup, Anggaran Belanja Lingkungan Hidup direncanakan sebesar Rp. 3.825.703.000, terdiri dari Biaya tidak langsung sebesar Rp. 835.852.000 dan Biaya langsung sebesar Rp. 2. 989.851.000. <br /><br />Urusan Kependudukan dan Catatan Sipil, Anggaran belanja Kependudukan dan Catatan Sipil direncanakan sebesar Rp. 7.726.402.600 terdiri dari Biaya tidak langsung sebesar Rp. 1.467.719.000 dan Biaya langsung sebesar Rp. 6.258.683.600. <br /><br />Urusan Koperasi dan Usaha Menengah, Anggaran biaya Koperasi da Usaha Menengah direncanakan  sebesar Rp. 7.358.553.500, terdiri dari Belanja tidak langsung sebesar Rp. 2.119.144.000 dan Biaya langsung sebesar Rp. 5.239.409.500. <br /><br />Urusan Kebudayaan, Anggaran biaya Kebudayaan direncanakan sebesar Rp. 4.520.851.000, terdiri dari Biaya tidak langsung sebesar Rp. 1.160.851.000, Biaya langsung sebesar Rp. 3.360.000.000. <br /><br />Urusan Kesatuan Bangsa dan Politik, Anggaran biaya Kesatuan Bangsa dan Politik direncanakan sebesar Rp. 4.527.909.278, terdiri dari Biaya tiak langsung sebesar Rp. 1.756.701.000 Biaya langsung sebesar Rp. 2.501.208.278. <br /><br />Urusan Otonomi Daerah, Pemerintah Umum, Administrasi, Keuangan, Perangkat Daerah, Kepegawaian dan Persandian, Anggaran biayanya direncanakan sebesar Rp. 269.032.515.022, terdiri dari Biaya tidak langsung sebesar Rp. 168.102.104.552, Biaya langsung sebesar Rp. 100.930.410.470. <br /><br />Urusan Pemberdayaan Masyarakat, Anggaran biayanya direncanakan sebesar Rp. 9.343.435.000 terdiri dari Biaya tidak langsung sebesar Rp. 4.632.373.000, Biaya langsung sebesar Rp. 4.711.062.000. <br /><br />sementara itu Urusan pilihan yiatu Pertanian, Anggaran Belanjanya direncanakan sebesar Rp. 28.974.380.500, terdiri dari biaya tidak langsung sebesar Rp. 9.798.613.000, Biaya langsung sebesar Rp. 19.175.767.500. <br /><br />Urusan Pertambangan, Anggaran biayanya direncanakan sebesar Rp. 4.524.478.000 terdiri dari Biaya tidak langsung sebesar Rp. 1.274.478.000, Biaya langsung sebesar Rp. 3.250.000.000 <br /><br />Urusan Kelautan dan Perikanan, Anggaran biayanya direncanakan sebesar Rp. .10.655.964.000, terdiri dari Biaya tidak langsung sebesar Rp. 2.298.588.000, Biaya langsung sebesar Rp. 8.357.376.000<br /><br />Urusan Transmigrasi, Anggaran biayanya direncanakan sebesar Rp. 6.338.305.000, terdiri dari Biaya tidak langsung sebesar Rp. 1.928.305.000, Biaya Lansung sebesar Rp. 4.410.000.000. <br /><br />Sedangakan dalam RAPBD Tahun Anggaran 2012, rencana pembiayaan netto sebesar Rp. 6.250.000.000 terdiri dari penerimaan pembiayaan direncanakan nihil, pengeluaran pembiayaan direncanakan sebesar Rp. 6.250.000.000 yang merupakan pembiayaan untuk penyertaan modal kepada Bank Kal-Bar Rp. 3.500.000.000, PDAM Putussibau sebesar Rp. 2.000.000.000 dan Perusahaan Daerah PD. Uncak Kapuas sebesar Rp. 750.000.000.<br /><br />Adapun struktur RAPBD Tahun Anggaran 2012 adalah sebagai berikut. Pendapatan sebesar Rp. 825.838.195.000 terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD ) sebesar Rp. 20.000.000.000, Dana Perimbangan sebesar Rp. 800.838.195.000, Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah sebesar Rp. 5.000.000.000. Untuk Belanja sebesar Rp. 819.588.195.000 terdiri dari Belanja tidak Lansung sebesar rp. 399.547.447.552, Belanja Langsung sebesar Rp. 420.040.747.448, Surplus (deficit) sebesar Rp. (6.250.000.000), Penerimaan pembiayaan (kosong), Pengeluaran Biaya 6.250.000.000, dan Pembiayaan Netto sebesar (Rp. 6.250.000.000).<br /><br />Untuk itu, Kata Agus  berdasarkan RAPBD Kapuas Hulu 2012 diharapkan akan dapat meningkatkan efesiensi dan efektivitas rencana program serta kegiatan yang telah direncanakan. Sehingga lebih berdaya guna dan berhasil guna serta bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Keberhasilan pelaksanaan program atau kegiatan tersebut tidak terlepas dari sikap mental dan kedisiplinan para penyelenggara pemerintahan. Serta partisipatif masyarakat dalam mengawasi dan menjaga hasil-hasil pembangunan yang telah dicapai.<br /><br />Oleh karenanya, pihak eksekutif dan legeslatif perlu bersungguh-sungguh dalam menjalankan program-program pembangunan yang telah ditetapkan serta dituntut untuk lebih meningkatkan kreatitivas. Sehingga dengan sumberdaya yang terbatas tetap dapat mencapai hasil yang diharapkan.<br /><br />“Dengan menyadari keterbatasan pihak eksekutif dan demi penyempurnaan terhadap rancangan peraturan daerah tentang RPABD Kapuas Hulu anggaran 2012, untuk itu kami sangat mengharapkan masukan saran, dan pendapat dari forum sidang terhormat pada jadwal sidang selanjutnya, engan tetap mengacu pada konteks dan koridor pembahasan rancangan peraturan daerah ini,” jelasnya. <br /><br />Sementara itu Ketua DPRD Kapuas Hulu, Ade M.Zulkifli, S.AP menyampaikan bahwa pada Senin (19/12-2011) akan  ditanggapani dalam pandangan umum fraksi-fraksi-fraksi. Setelah itu akan ada jawaban dari Bupati Kapuas Hulu dan Kemudian kata Zulkifli setelah itu dilanjutkan dengan pendapat akhir fraksi barulahRencananya penetapan APBD Tahun Anggaran 2012 akan dilaksanakan  pada Kamis (22/12/2011) mendatang. <strong>(phs)</strong></p>