Ratusan Buruh Lakukan Aksi Orasi Di Dewan

oleh

Ratusan buruh dari perusahaan pertambangan di Tabalong, Kalimantan Selatan melakukan aksi orasi di kantor dewan, Rabu di Mabuun, Kecamatan Murung Pudak. <p style="text-align: justify;">Dalam orasinya, Ketua federasi serikat pekerja (FSP) bidang kimia, energi dan pertambangan (KEP), Fahrian menyatakan para buruh menolak adanya upah murah, menghapus tenaga kerja lepas serta meminta dibentuknya dewan pengupahan daerah Tabalong.<br /><br />"Selama ini upah yang diberikan kepada buruh di Tabalong hanya mengacu pada upah minimum propinsi karena itu kami meminta pemerintah daerah membentuk dewan pengupahan daerah sehingga upah yang diberikan bisa lebih baik," tegas Fahrian, Rabu.<br /><br />Aksi buruh yang dimulai pukul 09.00 wita diikuti ratusan karyawan tambang sub kontraktor PT Adaro Indonesia, diantaranya PT Sapta Inderasejati (SIS), PT Bukit Makmur Mandiri (Buma) dan PT Cahaya Buana Makmur Lestari (CBML).<br /><br />Salah satu karyawan PT SIS, Roy menyatakan selama ini pihak perusahaan membuat aturan sendiri tanpa mempertimbangkan kesejahteraan pekerjanya seperti pemotongan gaji karena tidak masuk kerja padahal yang bersangkutan sedang sakit.<br /><br />"Pihak manajemen perusahaan harusnya sadar kalau tanpa pekerja atau buruh maka perusahaan tak bisa jalan karena itu sudah sewajarnya jika kesejahteraannya lebih diperhatikan," jelas Roy.<br /><br />Hal senada juga dilontarkan salah satu buruh, M Yusuf yang mengharapkan bersamaan hari buruh internasional, manajemen perusahaan maupun pemerintah daerah bisa memperjuangkan nasib pekerja.<br /><br />Sementara itu usai melakukan orasi di kantor dewan, ratusan buruh melakukan aksi konvoi ke kantor dinas tenaga kerja dan transmigrasi Tabalong di Pembataan Kecamatan Murung Pudak.<br /><br />Aksi para buruh ini dikawal oleh jajaran Polres Tabalong, Kodim 1008/Tanjung dan satuan polisi pamong praja untuk mengantisipasi adanya tindakan anarkis dari para pekerja. <strong>(das/ant)</strong></p>