Home / Tak Berkategori

Ratusan Hektare Tambak Di Kalsel Terbengkalai

- Jurnalis

Selasa, 17 Januari 2012 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan hektare tambak udang dan ikan lainnya di Kalimantan Selatan terbengkalai setelah beberapa perusahaan importir perikanan dari berbagai negara menghentikan permintaan pengiriman sebagian sektor perikanan dari daerah ini beberapa tahun lalu. <p style="text-align: justify;">Kepala Badan Lingkungan Hidup Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan Rahmadi Kurdi di Banjarmasin, Selasa mengatakan, tambak-tambak yang ditinggalkan masyarakat tersebut kini dibiarkan begitu saja, belum ada upaya untuk reboisasi dengan melakukan penanaman kembali hutan mangrove yang dibabat.<br /><br />"Banyak kawasan hutan mangrove yang dibabat masyarakat untuk budidaya perikanan seperti udang dan bandeng kini dibiarkan menjadi lahan terbuka," katanya.<br /><br />Pembukaan tambak tersebut, kata dia, menjadi salah satu pemicu paling besar terjadinya kerusakan kawasan mangrove di pesisir Kalimantan Selatan dalam beberapa tahun terakhir.<br /><br />Banyaknya kawasan mangrove yang kini berubah menjadi areal tambak dan kemudian ditelantarkan begitu saja, menjadi masalah lingkungan yang sulit untuk diatasi.<br /><br />Menurut dia, pembabatan mangrove tersebut hampir terjadi di sebagian besar wilayah Kalimantan Selatan, mulai dari Kotabaru, Tanah Bumbu, Tanah Laut hingga Kabupaten Banjar.<br /><br />"Secara pasti saya tidak tau berapa jumlah kawasan mangrove yang telah rusak, namun kerusakan sebagian besar disebabkan karena budidaya tambak," katanya.<br /><br />Selain itu, masyarakat juga mulai memanfaatkan mangrove sebagai salah satu bahan baku perumahan dan sebagian untuk keperluan kayu bakar, sehingga pembabatan mangrove kini sulit dikendalikan.<br /><br />Di Kabupaten Banjar seperti di Kecamatan Aluh-Aluh, yang meliputi Tabunganen, Bakambat, Sungai Musang juga terjadi pembabatan mangrove untuk tambak udang maupun kepiting.<br /><br />"Kita tidak memiliki kewenangan untuk melakukan tindakan di lapangan karena kita bukan badan teknis tetapi hanya koordinator, yang berwenang adalah dinas terkait seperti perikanan, kelautan maupun kehutanan," katanya.<br /><br />Sebelumnya Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalsel Bambang Dahono Adi mengatakan, saat ini cukup besar wilayah konservasi yang mengalami kerusakan antara lain akibat penebangan kawasan mangrove, tambang dan lainnya.<br /><br />Sebagai contoh, kata dia, cagar alam Pulau Sebuku sekitar 40 persen dari kawasan tersebut kini telah rusak.<br /><br />Mengantisipasi agar kerusakan alam tersebut berlanjut, pihaknya telah mengambil beberapa langkah, antara lain melakukan kerja sama dengan perusahaan di sekitar lokasi untuk melakukan penanaman pohon.<br /><br />"Kita juga telah mengambil alih pengelolaan kawasan Pantai Batakan," katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Solid Tanpa Voting, Tumpo Kembali Nahkodai PSMTI Melawi
Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan
Harga Sembako Melejit Tajam, Bawang dan Cabai Picu Keluhan Warga Melawi
Polisi Turun Tangan! SPBU Disisir Ketat, Distribusi BBM Melawi Diawasi Total
Pemilik Warung Kopi di Pasar Melawi Klarifikasi Isu Penampungan Emas Ilegal
Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG
Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 Hijriah di Melawi
Lembaga Adat Segel Tambang Diduga Ilegal Milik PT GUM, DAD Belitang Hulu Minta Aktivitas Dihentikan

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 22:08 WIB

Solid Tanpa Voting, Tumpo Kembali Nahkodai PSMTI Melawi

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:34 WIB

Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:47 WIB

Harga Sembako Melejit Tajam, Bawang dan Cabai Picu Keluhan Warga Melawi

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:12 WIB

Polisi Turun Tangan! SPBU Disisir Ketat, Distribusi BBM Melawi Diawasi Total

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:54 WIB

Pemilik Warung Kopi di Pasar Melawi Klarifikasi Isu Penampungan Emas Ilegal

Berita Terbaru

Tumpo yang terpilih kembali secara aklamasi sebagai Ketua PSMTI Kabupaten Melawi. (Dedi Irawan)

Berita

Solid Tanpa Voting, Tumpo Kembali Nahkodai PSMTI Melawi

Selasa, 17 Feb 2026 - 22:08 WIB