Ratusan pelajar menggunakan seragam pramuka bersihkan got yang ada di terminal Sungai Durian, Kelurahan Kapuas Kanan Hulu, Kecamatan Sintang. <p style="text-align: justify;">Pasalnya, got tersebut yang dipenuhi sampah dan lumpur seringkali membuat air tergenang, terlebih lagi musim hujan seperti ini.<br /><br />Tuber, salah satu siswa Kelas XI Jurusan Teknik Kemesinan, mengatakan kegiatan ini merupakan wujud nyata dari nilai-nilai Dasa Dharma Pramuka. Selain itu, ini juga dapat membangkitkan semangat pendidikan bagi para generasi muda, terang Tuber.<br /><br />Lebih lanjut menurut Tuber dalam dasa dharma pramuka poin dua sudah menjelaskan pramuka itu cinta alam dan kasih sayang sesama manusia. <br /><br />Nah, kegiatan ini, bentuk nyata yang kami berikan. Selain itu, kami sebagai generasi muda juga ingin menunjukkan, tak hanya pintar otak saja yang harus dimiliki, tapi juga hati," ujarnya disela-sela kegiatan gotong royong di terminal Pasar Sungai Durian, Jumat (13/12/2013).<br /><br />Ia menilai, kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan sangatlah kurang. Padahal, kebersihan lingkungan nantinya, bukan hanya berdampak pada keindahan lingkungan tetapi juga berdampak pada kesehatan masyarakat.<br /><br />"Kalau dilihat dari sampah dan lumpur yang ada di parit ini, jelas kalau kesadaran masyarakat sangat kurang. Mudah-mudahan saja, setelah melihat gotong royong ini ada rasa untuk berubah pada masyarakat sehingga selanjutnya mereka tidak membiarkan sampah-sampah berserakan di dalam parit atau dimana saja yang bukan tempat pembuangan sampah," harapnya.<br /><br />Pelatih Kwarda, Sudirman, menegaskan, gotong royong bukan hanya wujud pengamalan dari Dasa Dharma tetapi juga dari Tri Satya. Pramuka, harus aktif dalam membangun masyarakat dalam bidang apapun, termasuk kebersihan lingkungan.<br /><br />"Penegak harus ikut aktif dalam membangun masyarakat, tidak boleh nyantai saja. Itu kenapa, pemerintah setuju, satu-satunya organisasi yang mendukung pendidikan karakter hanya Pramuka saja," jelasnya.<br /><br />Indefri, Kepala SMKN 1 Sintang mengatakan kegiatan ini merupakan rangkaian dari pengukuhan dari pramuka penggalang ke pendegak. Untuk kegiatan gotong royong ini dibagi menjadi beberapa tempat yaitu pasar dan beberapa masjid. <br /><br />"Tadinya, kita mau bersihkan sampah plastik di sungai, tapi karena banjir, ya kita alihkan keliling pasar saja.<br />Untuk di pasar Sungai Durian ada 123 siswa yang membersihkan pasar, sisanya kita bagi kebeberapa tempat," jelasnya.<br /><br />Sementara itu, Kepala Bidang Kebersihan Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemadam Kebakaran, A M Mulyadi mengaku mendukung adanya kegiatan yang dilakukan oleh siswa SMKN 1 dan berharap kegiatan ini dapat dilanjutkan untuk yang akan datang.<br /><br />"Kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan masih kurang, lihat saja, selokan mampet yang menyebabkan air tergenang, bukan cuma sampah, tapi lumpur juga banyak," tukasnya.<br /><br />Selain DKKPK, kegiatan gotong royong yang diadakan SMKN 1 Sintang ini juga melibatkan Kodim, Polsek Kota, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Sintang. <strong>(das/yri)</strong></p>


















