Realisasi Pendapatan Disperindagkop Palangka Raya Rp482,595 Juta

oleh

Realisasi pendapatan Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, per akhir Juli 2013 mencapai Rp482,595 juta atau 50,80 persen. <p style="text-align: justify;">"Realisasi Disperindagkop hingga akhir Juli 2013 mencapai Rp482,595 juta atau 50,80 persen dari total target Rp950 juta," kata Kepala Disperindagkop Palangka Raya Djuan di Palangka Raya, Kamis.<br /><br />Sementara pendapatan Disperindagkop Palangaka Raya yang belum terealisasi tercatat sebesar Rp467,405 juta 2013.<br /><br />Ia optimistis realisasi pendapatan daerah melalui Disperindagkop Kota Palangkaraya hingga akhir 2013 secara keseluruhan bisa mencapai 100 persen lebih dari target.<br /><br />Penerimaan dari Disperindagkop Palangkaraya merupakan penyumbang penerimaan asli daerah (PAD). Penerimaan utama melalui Disperindagkop itu adalah dari Retribusi izin tempat penjualan minuman beralkohol yang sudah terealisasi sebesar Rp460,120 juta atau 48,43 persen dari target Rp950 juta, dan retribusi kekayaan daerah sebesar Rp22,475 juta atau 2,37 persen.<br /><br />Sementara pada 2012 pihaknya mengatakan, realisasi pendapatan Disperindagkop pernah mencapai target sebesar Rp900 juta atau 101,00 persen.<br /><br />Dari Retribusi izin tempat penjualan minuman beralkohol yang terealisasi 2012 lalu sebesar Rp909 juta atau 101,00 persen dari target Rp900 juta dan retribusi kekayaan daerah sebesar Rp7,250 juta.<br /><br />Djuan menambahkan hanya dari dua sektor penerimaan itulah yang harus diperjuangkan hingga akhir tahun 2013, agar bisa memenuhi target tersebut dengan penambahan Rp50 juta.<br /><br />"Kami akan terus berupaya mempertahankan dan mengoptimalkan kinerja untuk mencapai target pendapatan daerah dari Disperindagkop Palangkaraya hingga akhir tahun 2013," ucapnya.<br /><br />Djuan menjelaskan pihaknya akan berusaha keras untuk mewujudkan tercapainya target PAD pada akhir 2013.<br /><br />"Pelayanan yang terbaik kepada masyarakat selalu menjadi prioritas kami," demikian Djuan. <strong>(das/ant)</strong></p>