Realisasi Rekam e-KTP Sekadau Capai 85,6 Persen

oleh

Angka perekaman e-KTP di wilayah Kabupaten Sekadau sejauh ini cukup signifikan. <p style="text-align: justify;">Meningkatnya angka perekaman atau permintaan e-KTP itu salah satu bentuk kepedulian masyarakat akan pentingnya pencatatan administrasi kependudukan dan tentu tidak terlepas dari upaya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sekadau.<br /><br />Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) melalui Kabid Kependudukan, Paulus Ugang menjelaskan, sampai dengan Desember 2013 lalu jumlah perekaman KTP elektornik yang sudah dilakukan menembus angka 113.719.<br /><br />Jumlah itu, kata Ugang, jika dibandingkan dengan kontrak pusat (target) yang jumlahnya mencapai 133.961 jiwa. “Capaian angka perekam e-KTP sudah mencapai 85,6 persen dari total target,” kata Ugang, dijumpai dikantornya, Rabu Kemarin.<br /><br />Dari capaian angka perekam E-KTP berarti hanya tersisa 20.442 jiwa yang belum terekam. <br />“Kita sudah lakukan perekaman e-KTP pada 113.719 penduduk. Tinggal tersisa 20.242 jiwa penduduk yang belum melakukan perekaman E-KTP,” papar Ugang.<br /><br />Dengan diperpanjangnya masa perekaman e-KTP sampai tanggal 21 desember 2014, Ugang meyakini target pusat akan terpenuhi. Apalagi, sampai hari ini pun proses perekaman menggunakan sistem jemput bola. <br /><br />“Batas akhir perekaman diperpanjang sampai 31 Desember 2014. Artinya, KTP non elektronik pun berlaku sampai tanggal yang sama. Untuk itu, kita turut berharap amsyarakat proaktif jika di daerahnya dilakukan perekaman oleh petugas baik dari Kabupaten maupun dari Kecamatan,” terangnya.<br /><br />Terhitung sejak tanggal 25 Juli 2013 lalu, perekaman e-KTP tidak hanya disasarkan pada masyarakat yang sudah melewati ambang batas usia minimal dan yang sudah menikah saja. <br /><br />Berdasarkan surat edaran Menteri Dalam Negeri nomor 471.13/3938/59 tanggal 25 Juli 2013 tentang percepatan dan pengembangan perekaman e-KTP, kini siswa-siswi sekolah setingkat SMU/SMK-sederajat yang berusia 15-16 tahun turut diwajibkan mengikuti perekaman e-KTP. <br /><br />Untuknya, Disdukcapil Kabupaten Sekadau telah mengunjungi sekolah-sekolah setingkat SMU yang ada di iukota Kecamatan-Kecamatan untuk melakukan perekaman dengan sistem jemput bola.<br /><br />“Kita datang langsung ke Kecamatan untuk melakukan perekaman di sekolah-sekolah. Dan hasilnya, sampai hari ini kita sudah berhasil merekam sebanyak 2.891 siswa SMU yang usianya 15 sampai 16 tahun,” timpal Ugang.<br /><br />Upaya jemput bola itu turut diturunkan kepada masing-masing pemerintah Kecamatan untuk melakukan upaya serupa di desa-desa di wilayah masing-masing yang terdapat sekolah setingkat SMU.<br /><br />“Sudah ada surat nomor 470/203/Dukcapil tanggal 4 November 2013 yang meminta Pemerintah Kecamatan melakukan perekaman di sekolah setingkat SMU di desa-desa di wilayahnya masing-masing, dan sejauh ini sedang berjalan,” tutupnya. <strong>(das/bgs)</strong></p>