Home / Tak Berkategori

Rehabilitasi Jalan Tani Terealisasi 81,26 Persen

- Jurnalis

Rabu, 14 Desember 2011 - 04:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan rehabilitasi dan pemeliharaan jaringan irigasi termasuk pembangunan jalan usaha tani di Tabalong, Kalimantan Selatan (Kalsel) terealisasi 81,26 persen. <p style="text-align: justify;">Kepala bidang pengairan, Dinas Pekerjaan Umum Tabalong, Wibawa Agung Subrata mengatakan, jalan usaha tani (JUT) telah dibangun hingga Nopember 2011 mencapai 15.477 meter, Rabu di Tanjung, ibukota Tabalong.<br /><br />Dampaknya kelancaran petani dalam mengangkut hasil pertanian di sejumlah desa mencapai 43,06 persen.<br /><br />"Pembangunan jalan usaha tani tersebar di beberapa kecamatan diantaranya Muara Uya, Bintang Ara, Banua Lawas, Upau, Tanjung dan Haruai," jelas Wibawa.<br /><br />Jalan usaha tani yang telah dibangun diantaranya di Desa Sungai Buluh Kecamatan Kelua, Desa Bangkiling Kecamatan Banua Lawas, Desa Argomulyo Kecamatan Bintang Ara, Desa Mangkupum Kecamatan Muara Uya dan trans Seradang kecamatan Haruai.<br /><br />Selain kegiatan rehabilitasi dan pemeliharaan jaringan irigasi, bidang pengairan juga telah merealisasikan pembangunan jaringan irigasi baru di sejumlah desa.<br /><br />Untuk kegiatan pembangunan dan pengelolaan jaringan irigasi, realisasi mencapai 68,33 persen.<br /><br />Diantaranya pembangunan pintu air di Desa Batang Banyu Kecamatan Banua Lawas, Desa Puain Kanan Kecamatan Tanta dan Desa Mahe Pasar Kecamatan Haruai.<br /><br />"Kegiatan pembangunan jaringan irigasi baru terealisasi 68,33 persen salah satunya pembangunan 4 unit pintu air di sejumlah desa," tambah Wibawa.<br /><br />Sebelumnya Kadis tanaman pangan, peternakan dan perikanan Tabalong, Saleh mengatakan terkait program perbaikan dan penyediaan infrastruktur pertanian, rencananya akan dibangun jalan usaha tani sepanjang 21 kilometer di empat kecamatan pada 2012.<br /><br />Dengan perkiraan anggaran mencapai Rp11 miliar lebih, dari nilai itu Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian Rp7 miliar dan Distanakkan Tabalong Rp4,5 miliar. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp30 Ribu per Liter — Warga Panik, DPRD Soroti Dugaan Permainan Distribusi
Pemkab Malinau Gelar Ibadah Syukur Tahun Baru 2026, Bupati Ajak Perkuat Persatuan dan Pelayanan
30 Lansia di Tarakan Diwisuda, Wawali Ibnu Saud: Tua Hanyalah Angka
Peringatan Bulan K3 Nasional, Wagub Tegaskan Pentingnya Keselamatan Kerja
Komisi III DPRD Melawi Desak Investigasi Perusahaan Sawit Nakal, Lahan Warga di HGU Harus Dikeluarkan
Bupati Shalahuddin Pimpin Apel Pagi di Dinas PERKIMTAN, Tekankan Peningkatan Kinerja 2026
Pastikan Pelayanan dan Distribusi Air Lancar, Komisi III DPRD Melawi Kunjungi PDAM Tirta Melawi
Wabup Sintang Dorong Pembangunan TPS Baru di Jerora Satu

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:30 WIB

BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp30 Ribu per Liter — Warga Panik, DPRD Soroti Dugaan Permainan Distribusi

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:14 WIB

Pemkab Malinau Gelar Ibadah Syukur Tahun Baru 2026, Bupati Ajak Perkuat Persatuan dan Pelayanan

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:09 WIB

30 Lansia di Tarakan Diwisuda, Wawali Ibnu Saud: Tua Hanyalah Angka

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:09 WIB

Peringatan Bulan K3 Nasional, Wagub Tegaskan Pentingnya Keselamatan Kerja

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:25 WIB

Komisi III DPRD Melawi Desak Investigasi Perusahaan Sawit Nakal, Lahan Warga di HGU Harus Dikeluarkan

Berita Terbaru