Rekontruksi Pembunuhan dan Mutilasi, Bakus Pragakan 42 Adegan

oleh

Polres Melawi menggelar proses rekontruksi pembunuhan dan mutilasi yang dilakukan Brigadir Petrus Bakus kepada dua anak kandungnya, di Gang Darul Falah Desa Paal Kecamatan Nanga Pinoh, Rabu (16/3). Rekontruksi yang dimulai pada pukul 11. 09 WIB tersebut, dipimpin oleh Kasat Reskrim Melawi, AKP Siswadi. <p style="text-align: justify;">Beda dari pra rekontruksi yang pernah dilakukan sebelumnya, proses rekontruksi ini terdapat 42 adegan yang dipragakan Bakus. Dimulai dari Bakus melakukan pembersihan lahan diperkarangan belakang, yang kemudian menggumpulkan. <br /><br />Kemudian pada adegan berikutnya, Bakus membawa kedua orang anaknya menuju ke rumah Kasat Intel, AKP Kamil, yang berada kurang lebih 10 meter dari rumahnya. Ketika sampai di depan pintu Kasat Intel, Bakus mengetok pintu dan Sofian yang pada saat itu menginap di rumah Kasat membuka pintu. Pada rekontruksi itu, adegan Sofian diganti oleh Anggota Polres lainnya. <br /><br />Pada pertemuan itu, Bakus menanyakan kepada Sofian, “Pak Kasatnya ada pak”, Sofian menjawab “Kasat sudah tidur”.  Mendengar jawaban itu, Bakus pun pamit pulang bersama kedua anaknya. <br /><br />Diperjalanan pulang, bakus bertemu Anggota Lantas Topik yang sedang lewat di depan rumahnya. Pada adegan itu Taufik menyapa Bakus, “Darimana Kus”. Namun Bakus tidak menjawab.<br /><br />Kemudian berlanjut didalam rumah, yang mana adegan itu tidak bisa terpantau oleh awak media. Adegan kembali terlihat ketika Windri yang perannya digantikan oleh Polwan, berlari keluar rumah sembari teriak, “Tolong-tolong,” dan berhenti di depan rumah Brigadir Sukadi yang terpat berada di sebelah rumah Bakus, Pada saat itu, Sukadi yang pada perannya diganti oleh Anggota Polres Lainnya, melihat dan mendengar Windri teriak, lansung membuka pintu rumah, Windri pun lari ke rumah Sukadi. <br /> <br />Setelah itu, sukadi menghampiri Bakus yang sudah duduk di teras rumah. Sukadi bertanya “Kamu ngapa kus”, kemudian Bakus menjawab “Sudah Saya Bersihkan”.  <br /><br />Sukadi kembali bertanya, apa yang kamu bersihkan, Bakus menjawab “rumah saya”. Mendengar jawaban itu, Sukadi ingin masuk ke dalam rumahnya, namun Bakus menghalangi denngan tangannya sembari berkata “jangan masuk”.<br /><br />Kemudian Sofian yang mendengar teriakan hingga ke Rumah Kasat Intel tersebut pun datang ke rumah bakus, melihat bakus bersama Sukadi sedang berada di teras. Sofian bertaanya kepada Bakus “Kamu ngapa kus”, Bakus menjawab “Sudah saya bersihkan pak. Sofiaan kembali bertanya “Apa yang kamu bersihkan”, Bakus menjawab “Anak saya pak”.<br /><br />Mendengar jawaban itu, Sofian lansung memanggil Kamil dan membawanya ke rumah Bakus. Berada di depan rumah bakus, Kasat Intel lansung bertanya, “ngapa kau kus”, Bakus pun menjawab “sudah saya bersihkan komandan”, Kamil kembali bertanya “apa yang kamu bersihkan”, bakus kembali menjawab “anak saya komandan, ini perintah”, kemudian Kamil bertanya lagi “petintah siapa kus”, Bakus menjawab “perintah Tuhan komandan. Ini kalau tidak percaya, saya buka jubah saya”. <br /> <br />Setelah itu, Bakus di bawa Kamil dan Sofian ke teras masjid Darul Falah yang berada di depan rumah Kamil. Sesampainya disana, datang ustad Ali Murtado membawa air kemasan bermerk. Namun ditolak Bakus, dan dia minta air kehidupan. Ali pun memberikan air putih yang tidak bermerk, barulah diminum Bakus. Adegan terakhir yakni seorang Anggota Polsek, Anas mengamankan dan membawanya ke Polres Melawi. (KN)</p> <p style="text-align: justify;">Poto Dok <span><a href="https://www.google.com/url?sa=i&rct=j&q=&esrc=s&source=images&cd=&ved=0ahUKEwimkfbClsfLAhVFNJQKHZeWDV8QjB0IBg&url=http%3A%2F%2Fpontianak.tribunnews.com%2F2016%2F03%2F16%2Fpolres-melawi-gelar-rekontruksi-kasus-brigadir-petrus-bakus&bvm=bv.117218890,d.dGo&psig=AFQjCNFfXC4z2l64WVHDAigTK_lE0U_sQA&ust=1458285363350013&cad=rja" target="_blank"><span dir="ltr">pontianak.tribunnews.com</span></a></span></p>