Rektor : Dosen Ketahuan Kampanye Siap-Siap Dipecat

oleh

Rektor Universitas Tanjungpura Pontianak, Thamrin Usman mengancam akan memecat dosen bila ketahuan melakukan kampanye baik di lingkungan kampus, maupun membawa nama almamater Untan di luar kampus. <p style="text-align: justify;">"Jika kita mendapatkan ada dosen yang melakukan kampanye selama pilkada ini, maka dosen tersebut harus siap-siap dipecat," kata Thamrin di Pontianak, Rabu.<br /><br />Menurutnya, sebagai PNS, Dosen dilarang untuk terlibat dalam politik praktis, baik di dalam kampus maupun di luar kampus. Dia mengatakan, itu sudah menjadi kewenangan dan diatur dalam UU Disiplin Pegawai.<br /><br />"Jangan sampai pada pilkada Kalbar ini, dosen-dosen dimanfaatkan oleh para kandidat gubernur. Uangnya tidak seberapa, namun ancamannya jelas bisa dipecat," tuturnya.<br /><br />Hal tersebut juga berlaku bagi mahasiswa yang ada di universitas yang dipimpinnya. Dia meminta kepada mahasiswa untuk tidak melakukan kampanye di lingkungan kampus.<br /><br />"Jika ingin menjadi tim sukses suatu pasangan calon gubernur, silakan saja asal jangan membawa embel-embel mahasiswa. Namun, jangan sampai melakukan kampanye di dalam kawasan kampus, karena kampus harus netral dari kegiatan politik apapun," kata Thamrin.<br /><br />Meski demikian, Thamrin tetap mengimbau kepada Dosen, Pegawai dan Mahasiswa yang ada di Untan untuk tetap menggunakan hak suaranya dalam pilkada Kalbar.<br /><br />"Untuk memilih itu adalah kewajiban kita semua, karena satu suara sangat menentukan masa depan dan pembangunan Kalbar, jadi jangan sampai kita menjadi golongan putih. Silakan pilih pasangan yang sesuai dengan hati nurani kita, jangan memilih karena diiming-imingi atau diberi sejumlah uang, karena itu jelas merusak tatanan demokrasi di negara kita," kata Thamrin. <strong>(phs/Ant)</strong></p>