Renang – Alamsyah-Wanda Juara Renang Pulau Lae-Lae

oleh

Pemerintah Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, mengundang para investor industri hilir untuk menanamkan modlanya di daerah tersebut dengan jaminan kemudahan dalam perizinan. <p style="text-align: justify;">Panitia Kejuaraan Renang, Andre Santosa di Makassar, mengatakan, Muhammad Alamsyah dipastikan sebagai yang terbaik untuk kategori putra terbuka. Atlet yang akan menjadi andalan Sulsel di PON Remaja Jawa Timur 2014 itu menggungguli Reskyanto dan Muhammad Fadhil yang harus puas diposisi kedua dan ketiga.<br /><br />Sementara Wanda Agustina mencatatkan diri sebagai yang terbaik pada kategori putri terbuka. Wanda bahkan sukses mengungguli atlet PON Remaja Sulsel Nurkhaliza Harry Watimena diurutan kedua serta Siti Nurhalisa diposisi ketiga.<br /><br />"Alamsyah kembali membuktikan dirinya sebagai perenang terbaik di Sulsel saat ini. Kami tentu berharap keberhasian Alamsyah di kejuaraan ini semakin memotivasi dirinya saat memperkuat Sulsel di PON Remaja 2014," kata pelatih renang Sulsel tersebut.<br /><br />Kadispora Makassar, Arifin Madjin mengatakan, pada pelaksanaan kejuaraan renang menyambut hari ulang tahun Kota Makassar ke-407 itu diikuti sebanyak 400 peserta.<br /><br />"Seluruh perenang berasal dari sejumlah kalangan mulai mahasiswa, veteran, TNI-Polri serta atlet dari berbagai kelompok umur," jelasnya.<br /><br />Ketua Harian PRSI Sulsel, Abdul Muin menyatakan, selain pelaksanaan kejuaraan renang ke Pulau Lae-Lae, pihaknya juga kini tengah fokus mempersiapkan diri menghadapi dua agenda pada Desember 2014.<br /><br />Dua agenda terdekat itu yakni Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja I di Surabaya, Jawa Timur, 9-15 Desember dan Kejuaraan Renang AntarPerkumpulan Seluruh Indonesia (Krapsi) di Yogyakarta, 27-30 Desember 2014.<br /><br />Untuk PON Remaja 2014, kata dia, pihaknya berharap banyak dari Muhammad Alamsyah. Perenang muda ini dianggap mampu mencapai target itu mengingat pengalaman tandingnya pada sejumlah kejuaraan berskala nasional. Alamsyah juga diandalkannya melaju ke PON 2016 di Jawa Barat.<br /><br />Sementara pada ajang Krapsi, PRSI Sulsel memberikan kewenangan kepada setiap klub untuk mengutus atlet. Apalagi kejuaraan itu tidak menerapkan sistem kuota, melainkan terbuka untuk semua atlet yang tergabung dalam perkumpulan renang. Krapsi juga memperlombakan berbagai nomor dari semua kelompok umur.(das/ant)</p>