Ribuan Rumah Di Kutai Barat Terendam Banjir

oleh

Ribuan rumah di lima desa di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, terendam banjir selama tiga hari terakhir ini. <p style="text-align: justify;">Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Timur, Wahyu Widhi Heranata, dihubungi dari Samarinda, Selasa sore mengatakan bahwa banjir yang melanda lima desa di Kecamatan Muara Lawa, Kabupaten Kutai Barat, sudah berlangsung sejak tiga hari terakhir.<br /><br />Sebagian warga korban banjir di Kecamatan Muara Lawa, kata dia, telah diungsikan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Barat.<br /><br />"Kami juga telah mengerahkan personel baik dari BPBD Kaltim maupun Kabupaten Kutai Barat untuk membantu warga korban banjir tersebut," ungkap Wahyu Widhi Heranata.<br /><br />Banjir terparah, kata Wahyu Widhi Heranata, terjadi di Desa Dingin dengan 450 rumah terendam dengan ketinggian air mencapai 20–100 sentimeter.<br /><br />"Sebanyak 17 kepala keluarga (KK) mengungsi, dua di antaranya ditampung di Lamin dan 15 KK di mess milik PT RKR," kata Wahyu Widhi Heranata.<br /><br />Di Kampung Lambing, tercatat 415 rumah yang dihuni 428 KK terendam dengan ketinggian air mencapai 20–120 sentimeter.<br /><br />Namun, lanjut Wahyu Widhi Heranata, hanya dua KK yang terpaksa mengungsi akibat banjir di Kampung Labing tersebut.<br /><br />"Sebagian warga masih mencoba bertahan di rumah masing-masing," ujar Wahyu.<br /><br />Di Kampung Cempedas, sebanyak 105 rumah yang dihuni 121 KK terendam dengan ketinggian air dalam rumah warga 10–15 sentimeter.<br /><br />"Sampai saat ini, seluruh warga di Kampung Cempedas masih tetap bertahan di rumah mereka masing-masing," ujar Wahyu Widhi Heranata.<br /><br />Di Kampung Muara Lawa, lanjut Wahyu, tercatat 420 rumah yang dihuni 450 KK terendam dengan ketinggian air 20–100 sentimeter.<br /><br />Akibat banjir yang melanda kawasan itu, sebanyak 11 KK mengungsi di Kantor PKK dan Pos yandu setempat.<br /><br />Sementara itu, di Kampung Banggeris sebanyak 56 rumah dengan 61 KK terendam dengan ketinggian air 20–150 sentimeter.<br /><br />"Di Kampung Banggeris, delapan KK terpaksa mengungsi karena rumah mereka terendam banjir cukup dalam, sementara sebagain besar juga masih tetap bertahan," katanya.<br /><br />"Hingga sore ini (Selasa), banjir masih melanda kawasan itu dan kami (BPBD) masih terus memantau perkembangan ketinggian air serta membantu warga korban banjir," ungkap Wahyu Widhi Heranata. <strong>(das/ant)</strong></p>