Ribuan Warga Sampit Ancam Demo PLN

oleh

Ribuan warga Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah mengancam melakukan demonstrasi terhadap Perusahaan Listrik Negara (PT PLN) Ranting Sampit. <p style="text-align: justify;">Koordinator demo Audy Valend di Sampit, Sabtu mengatakan, aksi damai terkait memburuknya pelayanan PT PLN Ranting Sampit tersebut rencananya akan diikuti sekitar 3.000 warga Sampit yang terdiri dari perwakilan masing-masing Rukun Tetangga (RT) se-Kota Sampit.<br /><br />Aksi damai tersebut sekarang telah mendapat dukungan dari tokoh masyarakat dan saat ini sedang melakukan rapat persiapan untuk menentukan hari pelaksanaan dan dalam waktu akan melayangkan surat pemberitahuan kepada pihak kepolisian setempat.<br /><br />Selain tokoh masyarakat, demontrasi juga mendapatkan dukungan dari lima Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) diantaranya Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Kotawaringin Timur.<br /><br />Demonstrasi menuntut perbaikan pelayanan dan mundur direktur PT PLN tersebut rencananya akan digelar di depan Kantor DPRD dan Kantor PT PLN Ranting Sampit, sekaligus melakukan penyegelan kantor.<br /><br />Menurut Audy, menburuknya pelayanan PT PLN Ranting Sampit dalam dua bulan terakhir membuat masyarakat Kotawaringin Timur banyak yang dirugikan.<br /><br />Pendemonstrasi nantinya juga akan mendesak DPRD Kotawaringin Timur untuk segera turun ke lapangan dan memanggil pimpinan PT PLN Ranting Sampit.<br /><br />"Selama ini DPRD Kotawaringin Timur tidak pernah mau tahu dan cenderung tinggal diam terhadap permasalahan yang sedang dihadapi masyarakat," katanya.<br /><br />Dalam dua bulan terakhir PT PLN Ranting Sampit mengalami penurunan pelayanan, yakni melakukan pemadaman secara mendadak bahkan dalam sehari dua hingga tiga kali. Akibatnya mengganggu aktivitas masyarakat.<br /><br />Apabila tidak dilakukan perbaikan pelayanan, masyarakat yang tergabung dalam demonstrasi akan menyegel kantor dan menuntut mundur direktur PT PLN Ranting Sampit.<br /><br />Sementara Direktur PT PLN Ranting Sampit Supardji mengatakan, pemadaman yang selama ini terjadi tidak ada unsur kesengajaan melainkan akibat adanya penambahan dan pemasangan mesin baru sehingga dibutuhkan penyesuaian dan pembenahan jaringan di sejumlah wilayah.<br /><br />"Penambahan dan pemasangan mesin baru yang kami sewa ada sebanyak satu unit dengan kapasitas sebesar 7,5 Megawatt dan saat ini pasokan listrik untuk wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur mengalami surplus daya sebesar delapan Megawatt atau 8.000 kilowaat atau 8 juta watt," terangnya.<br /><br />Pihak PT PLN Ranting Sampit telah mendatang teknisi dari Banjar Baru, Kalimantan Selatan dan saat ini pemasangan mesin telah selesai.<br /><br />"Kami upayakan mulai Sabtu (17/9) dan berikutnya pasokan listrik ke pelanggan dapat berjalan normal serta tidak ada lagi pemadaman," ungkapnya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>