Rp 504 Miliar Untuk Bantuan Pendidikan Kaltim

oleh
oleh

Dana sebesar Rp 504 miliar dari APBD 2012 Provinsi Kalimantan Timur disalurkan untuk bantuan pendidikan di 14 kabupaten dan kota, agar pendidikan di daerah itu dapat lebih maju lagi. <p style="text-align: justify;">"Anggaran Rp504 miliar itu terdiri atas bantuan operasional sekolah daerah (Bosda), tambahan penghasilan bagi guru, penunjang pendidikan tutor bagi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), dan dari program Beasiswa Kaltim Cemerlang," ujar Kepala Dinas Pendidikan Kaltim H Musyahrim di Samarinda, Senin.<br /><br />Rinciannya adalah untuk Bosda 2012 senilai Rp163 miliar, tambahan penghasilan guru senilai Rp252 miliar, penunjang pendidikan tutor PAUD Rp17 miliar, dan untuk bantuan stimulan atau beasiswa melalui Program Kaltim Cemerlang senilai Rp70 miliar.<br /><br />Bantuan tersebut merupakan bukti bahwa Pemprov Kaltim peduli terhadap kemajuan pendidikan, pasalnya provinsi tersebut bercita-cita agar pendidikan di semua kabupaten dan kota dapat lebih maju.<br /><br />Menurut dia, bantuan pendidikan terbanyak diterima oleh Kota Samarinda yang mencapai Rp87 miliar. Bantuan tersebut terdiri dari Bosda sebesar Rp37 miliar, tambahan penghasilan bagi guru senilai Rp46 miliar, dan untuk tutor PAUD sebanyak Rp3 miliar.<br /><br />Bantuan pendidikan tertinggi kedua diterima oleh Kabupaten Kutai Kartanegara yang mencapai Rp85 miliar, disusul urutan ketiga adalah yang diterima oleh Kota Balikpapan dengan nilai Rp61 miliar.<br /><br />Sedangkan bantuan pendidikan melalui Beasiswa Kaltim Cemerlang yang sebesar Rp70 miliar, hampir merata diterima oleh siswa dan mahasiswa yang tersebar di 14 kabupaten dan kota di provinsi itu, yakni jumlahnya mencapai 30.000 penerima beasiswa.<br /><br />Bantuan beasiswa Kaltim Cemerlang ini diberikan kepada putra-putri Kaltim, yakni mulai siswa jenjang sekolah dasar hingga mahasiswa di Kaltim mulai S1 hingga S3, baik yang kuliah di daerah, luar daerah, maupun yang kuliah di luar negeri.<br /><br />Selanjutnya bantuan pendidikan berupa Bosda, diberikan kepada siswa SMA dan SMK. Total nilai Bosda untuk SMA di Kaltim sebesar RP2 juta per siswa. Sedangkan untuk SMK senilai Rp2,5 juta per siswa.<br /><br />Rincian Bosda senilai itu adalah, dari APBD Kaltim senilai Rp1 juta per siswa, sedangkan Rp1 juta lainnya merupakan peran dari APBD di kabupaten dan kota masing-masing.<br /><br />Sementara Bosda untuk SMK, APBD Kaltim mengucurkan anggaran Rp1,5 juta per siswa, dan sisanya yang sebesar Rp1 juta juga merupakan tanggung jawab dari APBD kabupaten dan kota masing-masing.<strong> (phs/Ant)</strong></p>