Home / Tak Berkategori

RS Swasta Diminta Jangan "Bajak" Dokter Pemerintah

- Jurnalis

Senin, 14 Maret 2011 - 11:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah Sakit Swasta di Provinsi Kalimantan Selatan diminta jangan sampai membajak dokter berstatus pegawai negeri sipil atau dari tempat pelayanan kesehatan dan rumah sakit milik pemerintah. <p style="text-align: justify;">Permintaan itu diungkapkan H Mulyadi Mangin, anggota Panitia Khusus (Pansus) I DPRD Kalsel yang sedang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) praktik kedokteran di provinsi tersebut, di Banjarmasin, Senin, sebagai oleh-oleh studi banding ke Menado Sulawesi Utara.<br /><br />Oleh sebab itu, bila ingin mendirikan rumah sakit swasta harus siap dengan tenaga dokter sendiri, baik dokter umum maupun spesialis dan dokter gigi, lanjut mantan Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bintang Nurani Rakyat DPRD Kalsel tersebut.<br /><br />Ia mengungkapkan, pemerintah provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) juga belum memiliki peraturan daerah (Perda) praktik kedokteran, sebagaimana yang kini sedang dalam pembahasan DPRD Kalsel.<br /><br />"Tapi dalam studi banding itu, kami banyak mendapat tambahan wawasan dari `Bumi Nyiur Melambai` tersebut, yang mungkin bisa diterapkan di `Bumi Perjuangan Pangeran Antasari` Kalsel, terutama dalam membahas Raperda peraktik kedokteran," tandasnya.<br /><br />Sebagai contoh dari direksi Rumah Sakit Umum (RSU) Kandaw Menado Sulut mengungkap, larangan dokter pemerintah melakukan praktik swasta atau bekerja di RS swasta itu antara lain terjadi di Malaysia.<br /><br />Untuk lebih jelas pengaturan dokter pemerintah di Malaysia, pihak RSU Kandaw Menado mengajurkan Pansus I DPRD Kalsel melakukan studi banding ke negeri jiran tersebut, lanjut Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tingkat provinsi itu.<br /><br />Mengenai pengaturan pelayanan dokter, terutama dokter spesialis di RSU Kandaw Menado, dia berpendapat, hal itu relatif lebih baik dari RSUD Ulin Banjarmasin yang merupakan rumah sakit milik Pemprov Kalsel.<br /><br />Pasalnya rumah sakit terbesar di kota yang terkenal dengan objek wisata bahari, taman Laut Bunaken itu, merupakan tempat praktik para dokter yang mau mengambili spesialis, demikian Mulyadi Mangin.<br /><br />Di Kalsel terdapat dua rumah sakit milik Pemprov serta 12 RSUD milik pemerintah kabupaten/kota, terkecuali Kota Banjarmasin yang belum memilik rumah sakit daerah.<br /><br />Selain itu, RS Soeharsoeno, rumah sakit TNI-AD, RS Syamsudin Noor (TNI-AU), RS Bhayangkari, serta delapan rumah sakit swasta. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Api Menjilat Jalan Provinsi, Asap Karhutla Lumpuhkan Arus Nanga Pinoh–Kota Baru
Persekutuan Guru Kristen PAUD, PNF dan IKBM Malinau Menggelar Perayaan Natal Bersama 
Isra Mi’raj di Polres Melawi: Kapolres Ingatkan Personel Jangan Hanya Tahu Tugas, Tapi Juga Moral
Kapolres Melawi : Upacara HKN Bukan Formalitas, Tapi Pangkal Disiplin dan Integritas
Kapolres Melawi Panen Madu Kelulut di “Ratu Madu Borneo”, Siap Bantu Pemasaran
Peringatan Isra Mi’raj di Kuala Belian Berlangsung Khidmat
Dinas PUPR Barito Utara Umumkan Proyek Pembangunan
100 Hari Kerja Bupati dan Wabup Barito Utara

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:35 WIB

Api Menjilat Jalan Provinsi, Asap Karhutla Lumpuhkan Arus Nanga Pinoh–Kota Baru

Selasa, 20 Januari 2026 - 09:55 WIB

Persekutuan Guru Kristen PAUD, PNF dan IKBM Malinau Menggelar Perayaan Natal Bersama 

Senin, 19 Januari 2026 - 21:18 WIB

Isra Mi’raj di Polres Melawi: Kapolres Ingatkan Personel Jangan Hanya Tahu Tugas, Tapi Juga Moral

Senin, 19 Januari 2026 - 21:05 WIB

Kapolres Melawi : Upacara HKN Bukan Formalitas, Tapi Pangkal Disiplin dan Integritas

Senin, 19 Januari 2026 - 20:55 WIB

Kapolres Melawi Panen Madu Kelulut di “Ratu Madu Borneo”, Siap Bantu Pemasaran

Berita Terbaru