Rumah Sakit Umum Daerah H Badaruddin Tanjung, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, menargetkan pendapatan sebesar Rp 15 miliar pada 2011. <p style="text-align: justify;">Direktur RSUD H Badaruddin, dr Syarifuddin Baseri SpOG di Tanjung, Kamis, mengatakan bahwa pada 2010 pendapatan rumah sakit milik pemerintah ini mencapai Rp 8 miliar, lebih kecil jika dibandingkan pengeluaran yang mencapai Rp 10 miliar lebih tiap tahun.<br /><br />"Pendapatan rumah sakit pada 2010 sudah lumayan banyak, yakni sebesar Rp8 miliar dan tahun ini kami targetkan bisa mencapai Rp 15 miliar," katanya.<br /><br />Dengan penambahan fasilitas layanan cuci darah dan ruang rawat inap, Syarifuddin berharap target tersebut bisa dicapai menyusul rencana RSUD H Badaruddin Tanjung untuk menjadi badan layanan umum daerah (BLUD).<br /><br />"Untuk menjadi badan layanan umum, penndapatan dan pengeluaran rumah sakit minimal seimbang dan targetnya 2012 sudah bisa kami realisasikan," tambahnya.<br /><br />Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel drg Rosihan Adhani mengatakan, seluruh rumah sakit bisa menjadi badan layanan daerah pada 2012.<br /><br />Karena itu sejumlah rumah sakit yang belum memiliki izin termasuk RSUD H Badaruddin Tanjung bisa segera menyelesaikannya.<br /><br />"Targetnya 2012 seluruh rumah sakit sudah menjadi badan layanan umum daerah dan sudah memiliki izin yang berlaku selama 5 tahun," jelas Rosihan.<br /><br />Selain itu sejumlah rumah sakit juga bisa menambah fasilitas tempat tidur, khususnya untuk kelas III.<br /><br />Data di Dinkes Kalsel menunjukkan, saat ini jumlah tempat tidur di seluruh rumah sakit baik swasta maupun pemerintah hanya 2.300 unit. <strong>(phs/Ant)</strong></p>














