RSUD H Badaruddin Bangun Ruang Cuci Darah

oleh

Rumah sakit umum daerah H Badaruddin Tanjung, Tabalong, akan membangun ruang tambahan bagi rawat inap pasien cuci darah atau hemodialisa dengan anggaran mencapai Rp520 juta pada tahun 2011. <p style="text-align: justify;">Menurut Kepala Sub bagian Kepegawaian RSUD H Badaruddin, Misran, di Tanjung, Kamis (03/03/2011) mengatakan, saat ini ruang perawatan bagi pasien cuci darah masih minim dan akan ditambah sebanyak empat ruangan melalui APBD kabupaten 2011. <br /><br />"Penambahan ruang perawatan cuci darah sudah kita masukkan dalam APBD kabupaten sebesar Rp520 juta karena keterbatasan lahan rumah sakit, terpaksa aula kita rehab menjadi ruang perawatan," jelasnya. <br /><br />Selain itu RSUD H Badaruddin Tanjung juga menambah sejumlah fasilitasnya seperti apotek dan ruang administrasi. Untuk pembangunan apotek dan ruang administrasi, telah dianggarkan dana sebesar Rp325 juta. <br /><br />"Ruang apotek yang lama terpaksa kita bongkar guna perluasan fasilitas cuci darah dan akan kita bangun apotek yang baru pada sisa lahan yang ada," tambah Misran. <br /><br />Sementara di tempat terpisah Direktur RSUD H Badaruddin Tanjung, dr Syarifuddin SpOG mengatakan selain peningkatan fasilitas rumah sakit, pihaknya juga terus mengupayakan penambahan dokter spesialis yang masih kosong di antaranya dokter spesialis anak, THT serta dokter spesialis paru. <br /><br />"Saat ini kita hanya punya lima dokter spesialis, karena itu dengan kenaikan tunjangan dokter spesialis diharapkan menarik minat sejumlah dokter spesialis untuk mengabdi di Tabalong," jelas Syarifuddin. <br /><br />Sebelumnya tunjangan dokter spesialis di Tabalong hanya Rp5 juta per bulan, sejak 2011 naik menjadi Rp10 juta dengan tujuan menarik minat dokter luar daerah untuk mengabdi di Bumi Saraba Kawa ini. <strong>(phs/Ant)</strong></p>