RSUD Penajam PHK 289 Perawat Dan Bidan

oleh

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, berencana melakukan rasionalisasi atau pemutusan hubungan kerja (PHK) 289 tenaga perawat dan bidan. <p style="text-align: justify;">Direktur RSUD Kabupaten Penajam Paser Utara Grace Makisurat, Jumat mengatakan, jumlah bidan dan perawat saat ini sudah melebihi kebutuhan, sehingga sebanyak 289 perawat dan bidan bakal dirasionalisaikan.<br /><br />Proses rasionalisasi tersebut lanjut Grace Makisurat, akan dilaksanakan mulai Desember 2014.<br /><br />"Jumlah perawat dan bidan saat ini sudah ‘overload’ atau melebihi kebutuhan sehingga kemungkinan setengah jumlah pegawai yang ada saat ini akan dipangkas. Saat ini, yang sangat kami butuhkan adalah tenaga administrasi serta dua dokter spesialis," ungkap Grace Makisurat.<br /><br />Selain itu tambah dia, yang paling mendesak dibutuhkan RSUD Penajam Paser Utara yakni, dokter spesialis anak dan bedah serta patologi klinik.<br /><br />Dia mengungkapkan, peluang dokter spesialis untuk bekerja di Penajam Paser Utara sangat besar, karena dokter spesialis masih sangat minim.<br /><br />"Masyarakat di Penajam Paser Utara sangat terbuka dengan adanya dokter spesialis. Dokter spesialis anak saat ini sangat dibutuhkan dan kami yakin jika ada, akan ramai dikunjungi," ujar Grace Makisurat.<br /><br />Akibat minimnya dokter spesialis anak di Penajam Paser Utara tambah Grace Makisurat, banyak orang tua yang terpaksa membawa anaknya berobat ke rumah sakit di Balikpapan. (das/ant)</p>