RSUD Singkawang Belum Temukan Pasien ISPA Berat

oleh

Kepala Bidang Pelayanan Penunjang Medis RSUD dr Abdul Aziz Singkawang, NS Mularso mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum pernah menangani pasien penderita ISPA atau pneumonia berat akibat kabut asap yang menyelimuti kota itu. <p style="text-align: justify;"><br />"Sampai saat ini, belum ada penderita ISPA atau pneumonia yang perlu penanganan darurat," katanya di Singkawang, Kamis.<br /><br />Meski demikian, pihaknya akan tetap siaga mengantisipasi, apabila ada penderita ISPA yang memang harus dirujuk ke rumah sakit.<br /><br />"Kalau memang masih bisa ditangani di tingkat Puskesmas sebaiknya di Puskesmas terlebih dahulu," jelasnya.<br /><br />Menurutnya, pihak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tidak mau mengklaim, apabila pasien masih bisa dirawat di Puskesmas namun sudah dibawa ke rumah sakit.<br /><br />"Ada sebanyak 105 item diagnosa penyakit yang memang harus ditangani pihak Puskesmas terlebih dahulu, apabila pihak Puskesmas tidak mampu barulah dirujuk ke rumah sakit," katanya.<br /><br />Namun, untuk sementara ini, katanya, dari Januari hingga Agustus 2015, ada sekitar 10 pasien yang dilakukan rawat inap di RSUD dr Abdul Aziz lantaran menderita ISPA serta komplikasi penyakit lain.<br /><br />Sedangkan sepanjang Januari hingga Desember 2014, jelasnya, pasien yang dilakukan rawat inap sebanyak 66 pasien.<br /><br />"Mungkin ini faktor dimana masyarakat harus mendapatkan pelayanan di Puskesmas terlebih dahulu, apabila tidak bisa ditangani barulah ke rumah sakit," jelasnya. (das/ant)</p>