Rumah Dinas Guru Butuh Perhatian Serius

oleh

Rumah Dinas Guru diseantaro Kabupaten Sekadau membutuhkan perhatian serius Pemerintah pusat maupun Daerah. <p style="text-align: justify;">Ketersediaan rumah dinas guru yang representatif diyakini sangat mungkin menunjang aktifitas Guru.<br /><br />"Saya lihat banyak rumah dinas guru yang memang sudah rusak, harpan kita paling tidak rumah dinas itu untuk kepala sekolah paling tidak," kata seorang tenaga guru honorer yang enggan ditulis namanya, Senin (16/3/2015).<br /><br />Sementara itu menanggapi adanya keluhan soal rumdin guru dipedalaman saat dihubungi terpisah, ketua Komisi C DPRD Kabupaten Sekadau, Paulus Subarno menyatakan pihak Dewan memang sudah mengusulkan masalah rumdin ini untuk prioritas. "Memang kita sudah usulkan penganggaran dana dalam rapat paripurna untuk Rumah dinas guru ini kepada pihak eksekutif. Hanya saja, dari dana DAK belum bisa diakomodir," kata Subarno.<br /><br />Mantan Guru sekolah swasta di Pontianak ini menganggap ketersediaan fasilitas rumah dinas guru yang repesentatif sangat menunjang keaktipan guru ditempat tugasnya.<br /><br />"Karena kan rumah dinas guru ini penunjang aktifitas guru. Sementara kalau di kampung mau cari rumah sewa tidak ada. Jadi mereka harus menumpang di warga, ada juga yang tinggal di sekolah, kasihan sekali mereka," timpalnya.<br /><br />Menurut Subarno, rumdin guru SD yang dibangun pada 1978 rata-rata dalam kondisi rusak berat, bahkan banyak rumah dinas guru yang tak layak huni akibat atap dan dinding rumah dinas bocor.<br /><br />"Harapan kita tahun depan masalah ini harus dianggarkan dana khusus dari Pemerintah pusat dan Daerah, supaya semakin menunjang kegiatan guru bertugas dipedalamaan," tandasnya.<br /><br />Sampai berita ini ditulis, belum diketahui data pasti berapa rumah dinas guru yang rusak berat di Kabupaten Sekadau.(Mto/Kn)</p>