Rumah Sabut Indonesia Latih Diversifikasi Produk Kelapa

oleh

Kawal Borneo Community Foundation dan Yayasan Bina Kelola Lingkungan dengan dukungan PT Badak NGL menggandeng Rumah Sabut Indonesia untuk melatih para perempuan di Loktunggul dan Salantuko untuk berbagai produk berbahan baku kelapa. <p style="text-align: justify;">"Untuk hari pertama para peserta diajari untuk pembuatan minyak kelapa, virgin coconut oil (VCO), tali serabut untuk modifikasi bahan keset, sapu lantai dan media tanam rumput laut. Sedang hari kedua pendalaman lebih lanjut tali serabut kelapa juga VCO yang proses pembuatan harus diinapkan," kata Direktur Yayasan Bikal, Hamzah, di Bontang, Jumat.<br /><br />Tampil sebagai narasumber Mansur dari Rumah Serabut Indonesia Jogyakarta.<br /><br />Mansur dalam proses pelatihan hanya sekilas menyampaikan tentang kelapa dan lebih banyak praktik sembari diskusi.<br /><br />Sebanyak 26 perempuan yang berasal dari 14 Salantuko dan RT 15 Loktunggul tampak antusias mengikuti proses pelatihan dengan langsung praktik pembuatan berbagai produk berbahan baku kelapa.<br /><br />"Selama ini minyak kelapa yang telah dihasilkan kelompok usaha bersama yang anggotanya para perempuan ini hanya tahan untuk dua bulan. Namun dengan bimbingan dan sedikit perlakuan tambahan bahan kimia tertentu yang diizinkan dan sesuai takaran membuat produk minyak kelapa mereka tahan hingga dua tahun," kata Hamzah.<br /><br />Di lokasi Loktunggul dan Salantuko tampak onggokan serabut kelapa yang terkesan dibiarkan, padahal banyak produk yang bisa dihasilkan.<br /><br />"Untuk tali serabut kelapa selain bisa untuk sapu lantai dan keset, juga bisa dijadikan medium tanam rumput laut," imbuh Mansur narasumber dari Rumah Serabut Indonesia.<br /><br />Mansur membandingkan media tanam dari serabut karena berbahan organik (alam) membuat rumput laut lebih subur jika dibanding nilon, termasuk dari sisi harga lebih murah satu meter hanya Rp100.<br /><br />"Di India tali serabut kelapa telah digunakan sebagai medium tanam rumput laut. Semoga hasil pelatihan tali serabut kelapa bisa dijadikan pilot project medium tanam rumput laut di Bontang," kata Mansur.<br /><br />Produk lainnya yang bisa dihasilkan dari serabut adalah jaring serabut kelapa (cocomesh).<br /><br />"Rumah Serabut Indonesia telah memasok kebutuhan cocomesh untuk Kutai Timur untuk keperluan reklamasi bekas tambang," terangnya yang mengaku terkejut di Bontang terdapat banyak bahan baku.<br /><br />Sementara itu PT Badak selaku pendukung kegiatan, melalui Kabag External Humas Busori S dalam sambutannya menyampaikan pelatihan yang diikuti praktek berbagai produk kelapa ini bisa meningkatkan pendapatan masyarakat Loktunggul dan Salantuko.<br /><br />Hadir dalam pelatihan diversifikasi produk kelapa, Saparuddin Manajer Operasional dari KBCF dan tim dari PNPM Peduli Jakarta, Hania M Kasi Pelayanan Umum Kecamatan Bontang Selatan, Suratmi Pekerja Sosial Dissosnaker. <strong>(phs/Ant)</strong></p>