Satgas Covid-19 Test Sweb Antigen 115 Pengunjung Warkop

oleh

SINTANG, KN – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sintang melakukan swab antigen terhadap 115 pengunjung warung kopi di sekitaran kota sintang dan satu warkop di Kecamatan Sungai Tebelian, Kamis 22 April 2021.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh memastikan dari 115 pengunjung yang melakukan pemeriksaan swab antigen, tidak ditemukan kasus positif.

“Kita semalam melakukan razia di lima titik, total 115 orang kita periksa, Alhamdulilah, Puji Tuhan semuanya negatif,” kata Harysinto, Jumat 23 April 2021.

Sementara itu, Wakil Bupati Sintang, Sudiyanto menegaskan Satgas Penanganan Covid-19 akan rutin menggelar razia penertiban protokol kesehatan, terlepas hasilnya ada yang positif atau tidak.

“Kami ingin menyatakan komitmen bahwa ini harus dilakukan terus menerus, bukan hanya dalam kota, tapi juga luar kota sintang, seperti di tebelian, kita juga lakukan. Masalah hasil positif atau negatif, kita ingin memberikan terapi pada masyarakat bahwa memang masalah Covid-19 ini harus ditangani secara serius dan fokus,” tegas Wakil Bupati Sintang, Sudiyanto.

Sudiyanto mengajak masyarakat dunia usaha untuk bersama-sama membantu pemerintah menekan laju penyebaran corona dengan mematuhi protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.

“Kita semua harus patuhi aturan. Pemerintah itu tidak ada niat sedikit pun untuk menyusahkan masyarakat dunia usaha, tapi kerjasama itu penting. Keselamatan itu menjadi hal yang utama, itu harus dikedepankan,” tukasnya.
Sudiyanto menilai, kepedulian masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan Covid-19 sudah mulai menurun.
“Sekarang ini udah agak kendor, ada yang pakai masker, tapi maskernya di dagu. Sebenarnya pakai masker dengan benar itu kan ndak gak sudah bah,” ucap Sudiyanto.

Sudiyanto berharap, semua masyarakat di Bumi Senentang persepsi akan bahayanya virus corona menjadi tinggi lagi.
“Saya juga ingin masyarakat kembali mematuhi protokol kesehatan 5 M seperti, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas,” pesannya. (GS)