Satgas Penanganan Covid-19, Kembali Melakukan Razia Gabungan

oleh
Swab Pengunjung Warkop

SINTANG, KN – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Sintang, kembali melakukan razia gabungan penindakan penerapan protokol kesehatan ke sejumlah pengunjung warung kopi di sekitaran kota sintang, pada Sabtu malam.

Razia gabungan dalam menindaklanjuti pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro ini, menyasar sembilan warung kopi. Total ada 199 orang yang diswab antigen di tempat. Hasilnya, ditemukan 6 orang positif corona.

“Ada 199 orang yang kita swab antigen, dari 199 orang tersebut 6 orang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-91. ke 6 orang tersebut langsung kita angkut ke rusun,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh, Sabtu 24 April 2021 malam usai menggelar razia.

Lanjut Harysinto Linoh, tim gabungan penindakan Protokol kesehatan dibagi tiga. Tim kabupaten dibagi dua. Ada yang dipimpin oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bernard Saragih, Dandepom XII/1 Sintang, Mayor Cpm Randy Pradono Sugito dan tim Satgas Kecamatan dipimpin Siti Musrikah.

Tim gabungan menyasar sejumlah warung kopi di jalan kelam, YC Oevang Oray, Lintas Melawi, hingga MT. Haryono. Total ada 9 warung kopi yang dirazia. Tempat hiburan malam pun disasar satgas. Namun, tim tak menemukan satu pun pengunjung.

“Ada satu cafe saat melihat tim gabungan datang langsung menutup pintu, namun setelah kita gedor, di dalam rupanya ada 43 orang sembuyi, saat dilakukan swab antigen terhadap 43 orang tersebut ditemukan satu orang yang terkonfirmasi positif Covid-19. Ini kita imbau generasi muda kalau mereka tidak memikirkan diri sendiri, pikirkan orangtua di rumah, pikirkan tetangga yang sudah tua, apakah mereka mampu menerima virus tersebut jika kita pulang dari warung kopi tiba-tiba kena virus” ujarnya.

“Kayaknya kalau diimbau supaya tidak nongkrong, ini masih nongkrong. Saya rasa kegiatan razia sebaiknya kita lakukan lebih sering, lah, mungkin bukan cuma pada malam hari, kalau bisa siang dan sore hari kita lakukan,” tegas Sinto. (*)