Satpol PP Tertibkan PKL Pasar Inpres

oleh

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sintang menertibkan Pasar Inpres, Senin (25/11). <p style="text-align: justify;">Penertiban dilakukan pada pedagang kaki lima (PKL) dan pekerja parkir. Khususnya mereka yang menggunakan pasilitas umum (Pasum) namun semerautan.<br /><br />Pada penertiban itu belasan PKL dan beberapa pekerja parkir menadatangani surat pernyataan. Mereka siap tertib dan rapi dalam melakukan aktifitas di Pasar Inpres itu. Satu di antaranya Rini (48), namun ia meminta aparat berlaku adil pada semua pedagang.<br /><br />Ia mengungkapkan jualan di tepi pagar RSUD Sintang karena tak ada tempat lain. Sebab itu jika harus menutup hingga tak jualan ditegaskannya tak mau. Hal itu lantaran ia tak ada penghasilan selain daripada jualan di situ.<br /><br />"Kalau hanya tertib dan merapikan tempat dagangan saya siap asal aparat adil," tegas Rini yang sudah dua tahun jualan di sekitar Pasar Inpres tepatnya ditepi pagar RSUD Sintang.<br /><br />Diungkapkannya sebagai perantau ia tak tahu mau kerja apa selain jualan. "Anak saya dua yang kuliah semua biayanya dari hasil jualan di sini. Jadi kalau tak jualan apa saya harus mencuri untuk membiayai mereka," tuturnya.<br /><br />"Saya harap kita bisa terus berjualan di sini sehingga bisa memenuhi kebutuhan hidup," lanjut warga Gang Hebring Jl Seroja di sela-sela penertiban.<br /><br />Terpisah Kasi penertipan dan penindakan satpol PP kabupaten Sintang Mulyadi mengatakan pihaknya untuk saat ini masih mendata para PKL yang berjualan di seputaran pasar inpres namun demikian dirinya memastikan beberapa hari kedepan para PKL tidak ada lagi yang berjualan di pinggir jalan<br /><br />"Untuk saat ini kami masih melakukan pendataan para pkl yang berjualan di pinggir jalan"kata Mulyadi<br /><br />Namun demikian lanjut Mulyadi pihaknya akan melakukan penindakan apabila para PKL tidak mengindahkan  larangan tersebut<br /><br />"nantinya  jika para PKL tidak mematuhi aturan yang telah di buat maka  kami akan melakukan tindakan"kata Mulyadi (beny)</p>