SD Yos Sudarso Melawi Tegenang Air

oleh
oleh

Sudah dua bulan belakangan ini anak-anak sekolahan di SD Yos Sudarso tak bisa melaksanakan upacara dan berolahraga. <p style="text-align: justify;">Pasalnya dihalaman sekolah itu tergenang air setinggi 15 cm. tidak hanya disekolah itu saja, bahkan halam,rumah – rumah warga yang berada di sekolah Yos Sudarso juga tergenang air. Genangan air itu terjadi akibat saluran pembuatan air tersumbat.<br /&gt;<br />“Sudah dua bulan blakangan ini genangan air di Halaman sekolah ini bertahan. Baik hujan maupun tidak tetap saja tergenang. Bahkan kalau habis hujan, airnya meninggi dan anak-anak sekolah terpaksa harus buka sepatu untuk melewati jalan dan halaman masuk ke sekolah,” kata Yosep, Kepala sekolah SD Yos Sudarso, Senin (26/1/2015), disela-sela peninjauan yang dilakukan Wakil Ketua DPRD Melawi dan ketua Komisi B DPRD Melawi.<br /><br />Yosep mengeluhkan, dengan adanya genangan air itu, maka aktivitas disekolah ini juga cukup terganggu. Seperti upacara tidak bisa dilaksanakan, dan jam olahrgapun tidak bisa dilaksanakan. <br /><br />“Jadi selama dua bulan ini tidak ada upacara dan olahraga di sekolah ini karena genangan air ini,” ungkapnya.<br /><br />Sekolah yang dulunya pernah mendapatkan juara harapan I lomba sanitasi lingkungan sekolah tingkat Kalimantan barat, kini seperti bangunan sekolah di atas kolam. <br /><br />“Dulu kami juara harapan I lomba sanitasi lingkungan. Sekarang malah terleihat seperti kolam dihalaman dan bawah sekolah ini,” ujarnya.<br /><br />Tak terlepas dari harapan, Yosep meminta agar pemerintah bisa segera mungkin mengatasi dan mencari solusi terhadap saluran pembuangan air yang membuat genangan air tidak bisa mengalir tersebut. “Kami berharap pemerintah bisa segera mengatasinya,” katanya.<br /><br />Sementara Wakil Ketua DPRD Melawi mengatakan, genangan yang ada di halaman sekolah itu seperti bangunan yang berdiri diatas kolam ikan ditengah kota. <br /><br />“Jadi pemerintah harus segera mengatasinya. Sebab persoalan ini tidak hanya menyulitkan pihak sekolah, namun juga terimbas kepada perumahan warga yang berada di sekitar sekolah itu,” katanya.<br /><br />Bahkan, Tambah Kluisen, rumah seorang Anggota DPRD Melawi juga tergenang air sehingga airnya harus dibuang dengan mesin robin penyedot air. “Taufik saja mengakui rumahnya di sekitar Sudarso itu tergenang air sehingga terpaksa membuang air itu dengan mesin robin,” paparnya.<br /><br />Ditempat yang sama, ketua Komisi B, Ardeni mengatakan, pertama langkah yang harus dilakukan pemerintah khususnya Dinas PU yakni meninjau lokasi genangan air di sekolah itu dan melihat apa penyebabnya. Kemudian mencari solusi untuk mengatasi genangan air itu. <br /><br />“Ini harus segera dilakukan, jangan sampai berlarut-larut. Kan kasian anak-anak di sekolah itu tidak bisa bermain di halaman sekolah, upacara dan olahraga. Begitu juga dengan warga-warga yang berumah di dekat sekolah itu, sangat kasian sekali jika harus menanggung akibat dari tersumbatnya saluran pembuanmgan air,” paparnya. (Ira/kn)</p>