Sebagian Warga Pinggiran Kota Belum Miliki E-KTP

oleh

Sebagian warga pinggiran kota yang berdomisili di Kelurahan Bukit Sua, Kecamatan Rakumpit, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah hingga kini masih ada yang belum memiliki kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP), meskipun sudah diterapkan sejak 2013. <p style="text-align: justify;">"Baru 45 persen warga setempat yang mempunyai e-KTP dan sisanya masih belum melakukan perekaman e-KTP. Dan Ini disebabkan karena jarak tempuh perjalanan antarkota cukup jauh," kata Lurah Bukit Sua, Pariama Marpaung di Palangka Raya, Senin.<br /><br />Ia menjelaskan, bahwa alasan itulah yang membuat warga setempat enggan untuk melakukan perekaman e-KTP.<br /><br />Faktor lain yang mempengaruhi warga setempat untuk bisa pergi melakukan perekaman e-KTP yakni masalah perekonomian yang terbilang tidak mampu untuk bolak-balik dalam pengurusan pembuatan kartu tanda penduduk elektronik yang berada di kota.<br /><br />Mengingat pekerjaan warga setempat hanya serabutan dan tidak menetap. Sehingga wajar kalau mereka hingga kini masih belum memiliki e-KTP karena terkendala keuangan.<br /><br />"Kondisi keuangan menjadi faktor utama, sehingga membuat mereka enggan mengurus perekaman e-KTP," jelas Lurah Bukit Sua itu.<br /><br />Pihaknya berharap pemerintah kota melalui dinas terkait bisa lebih memperhatikan akan hal itu. Sehingga bisa dilakukan dengan sistem jemput bola.<br /><br />"Kami sudah berkoordinasi dengan dinas terkait, untuk pelaksanaan perekaman e-KTP khususnya di daerah pinggiran kota bisa dilakukan sistem jemput bola," ucapnya.<br /><br />Sementara itu, Pariama Marpaung menambahkan, walaupun kesadaran warga setempat dalam perekaman e-KTP dinilai masih kurang, tetapi untuk tingkat administrasi kependudukan seperti pembuatan akte lahir dan sebagainya dinilai cukup tinggi.<br /><br />"Warga di sini hanya sebagian saja yang belum memiliki e-KTP. Namun untuk adminsitrasi lainnya sejuah ini saya rasa sudah taat administrasi kependudukan," katanya. <strong>(das/ant)</strong></p>