Sebanyak 2.990 Pelajar SLTP Di Kapuas Hulu Ikuti UN

oleh

Sebanyak 2.990 pelajar tingkat SLTP yang ada di Kabupaten Kapuas Hulu mengikuti Ujian Nasional yang dilaksanakan oleh 43 Sekolah Penyelenggara dari 11 Sub Rayon yang ada di Kabupaten Kapuas Hulu, serta 92 Sekolah yang mengikuti UN yang dilaksanakan mulai,tanggal 23 s/d 26 April 2012. <p style="text-align: justify;">Dihari pertama pelaksanaan UN, pada Senin (23/04/2012) Wakil Bupati Kapuas Hulu Agus Mulyana, SH meninjau langsung pelaksanaan UN disejumlah Sekolah SLTP di Kota Putussibau dan sekitarnya. Ikut serta meninjau langsung Sekretaris Daerah Kapuas Hulu  Muhammad Sukri, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kapuas Hulu, Antonius,  Kepala Kementerian Agama Kapuas Hulu  Syarul Yadi,  dan sejumlah Kepala Bagian di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu.<br /><br />Kepada Wartawan, Wakil Bupati Kapuas Hulu Agus Mulyana, mengatakan bahwa pelaksanaan UN di sejumlah Sekolah sudah cukup baik, hal tersebut dikarenakan persiapan yang dilakukan oleh penyelenggara sudah sangat baik. Untuk itu Mulyana mengharapkan agar para peserta UN bisa berhasil dengan baik. <br /><br />“Jika Kita lihat pelaksanaan UN dihari pertama ini sudah cukup baik, tergantung siswanya lagi, namun Kita berharap mereka bisa lulus dengan hasil yang terbaik,” ujranya.<br /><br />Selain itu dikatakan Mulyana bahwa dari hasil peninjauan langsung kesejumlah Sekolah hanya empat (4) orang yang tidak mengikuti UN, yang dikarenakan mereka sudah mengundurkan diri jauh hari sebelum pelaksanaan UN. <br /><br />“Artinya bukan karena persoalan karena akan mengikuti UN, tetapi sudah jauh hari mengundurkan diri,” jelasnya. Namun, Mulyana juga mengharapkan peserta UN dapat mengikuti hingga akhir pelaksanaan UN dengan tetap menjaga stamina yang fit.<br /><br />Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kapuas Hulu Antonius, mengatakan bahwa pelaksanaan UN dihari pertama sudah berjalan aman, tertib dan lancar, dan belum ada laporan kendala yang menonjol di seluruh Kapuas Hulu. <br /><br />“Saya yakin pelaksanaan lancar-lancar saja, karena sampai saat ini juga belum ada laporan dari Sekolah penyelenggara,”jelansya.<br /><br />Terkait soal UN, Antonius mengatakan bahwa untuk di kapuas Hulu dijamin tidak bocor, sebab soal dititip langsung di Polsek-polsek setempat dimana Sekolah penyelenggara, untuk wilayah Ibu Kota Kabupaten di Putussibau dan disekitarnya, soal disimpan di Polsek Kota. <br /><br />“Saya yakin kebocoran soal tidak mungkin terjadi, sebab ini langsung disimpan di kepolisian, karena menteri Pendidika bekerjasama dengan Polri, “ tuturnya. <strong>(phs)</strong></p>