Segera Boyong Dokter Spesialis ke Sekadau

oleh

Menaggapi ketiadaan Dokter Spesialis yang bertugas di Kabupaten Sekadau sampai saat ini Pemkab Sekadau dan Dinas terait juga sudah melalukan pengalangan dukungan berbagai pihak. Bupati Sekadau Simon Petrus juga sudah berusaha berkordinasi dengan berbagai pihak terkait guna memboyong SDM Spesialis di dunia ke sehatan Kabupayen Sekadau. <p style="text-align: justify;">“Kita segera koordinasi lagi dengan IDI Sekadau guna mengalang bantuan mereka,” kata Bupati menjawab sejumlah wartawan, Sabtu lalu.<br /><br />Meski demikian, Bupati  tidak merinci seperti apa bantuan yang diharapkan dari IDI. Namun orang nomor satu di Sekadau itu tampaknya sangat berkeinginan agar IDI bisa berkoordinasi dengan dokter spesialis di daerah lain agar mau mengabdi di Sekadau.<br /><br />Selain dengan IDI, Simon juga sudah mempersiapkan skenario lain. Skenario yang dimaksud adalah berkoordinasi dengan rumah sakit pemerintah yang memiliki dokter spesialis di Kabupaten Sanggau maupun Kabupaten Sintang.<br /><br />“Kita juga akan koordinasi dengan RSUD Sanggau dan RSUD Sintang,” tukasnya.<br /><br />Seperti diketahui, pembangunan bidang kesehatan di Kabupaten Sekadau memang membutuhkan perhatian ekstra dari instansi terkait. Saat ini, Sekadau belum memiliki satu pun dokter spesialis.<br /><br />Sementara itu ketua Ikatan Dokter Indonesia Kabupaten Sekadau dr.Libra saat di temuai akhir pekan kemarin juga mengakui sampai saat ini Rumah Sakit Umu Daaerah dan tenaga Fungsional Medis Kabupaten Sekadau masih belum memiliki Dokter spesialis.<br />Samapai saat ini dokter yang bertugas di “bumi lawangkuari” berjumlah 24 orang dan berstatus dokter umum.<br /><br />“Tidak satupun dokter spesialis dari jumlah yang ada,”ucap Libra pada kalimantan-news.com, di Puskesmas Sekadau Hilir.<br /><br />Diakui Libra, keberadaan dokter spesialis dalam sakala Kabuapten pada dasarnya sangat-sangat di perlukan. Terlebih di rumah sakit umum daerah (RSUD) guna memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan pengobatan dan perawatan.<br /><br />Empat spesilis yang dirasakan sangat mendasar disebutkanya masing-masing Spesilis Anak, Penyakit dalam, Bedah dan kebidanan. Sementara itu ia juga mengakui beberapa waktu lalu Sekadau sudah mendatangkan dokter spesialis dalam. Namun, karena berbagai persoalan yang bersangkutan keluar dari Sekadau.<br /><br />Sejuah ini Libra mengatakan ia selaku kapasitas ketua IDI Sekadau juga terut membantu pemerintah Kabupaten untuk memperuangkan adanya dokter spesialis. <br /><br />Berbagai usaha mulai dari audensi dengan Kadis kesehatan dan Bupati secara berjenjang mengenai pentingya tenaga Spesialis sudah ia lakukan. Bahkan beberapa waktu lalu ia juga melakukan pendekatan dengan beberapa dokter Spesilis di daerah lain dan Provinsi.<br /><br />“RSUD kita masi bertipe D, kalau mau menaikan tipe minimal kita memiliki dua diantara empat tenaga spesialis yang mendasar tadi,”ungkapnnya.<strong>(phs)</strong></p>