Sejarah Muhammadiyah Kalteng Perlu Diketahui

oleh

Generasi muda yang merupakan panerus kader bangsa banyak yang belum mengetahui atau melupakan sejarah Muhammadiyah di Kalimantan Tengah (Kalteng), ungkap seorang peneliti. <p style="text-align: justify;">"Muhammadiyah pernah berdiri di Kalteng sejak 1925. Yang pertama dan tertua berada di kabupaten Kuala Kapuas, Provinsi Kalteng," kata Ketua Tim Peneliti HM Norsanie Darlan di Palangka Raya, Selasa.<br /><br />Ia menambahkan, kebesaran dan peran Muhammadiyah harus diberitakan dan bukan cuma cerita dongeng saja. Selama ini, orang kenal dengan tokoh Muhammadiyah serta proses berdirinya hanya dalam cerita-cerita singkat saja. Padahal semakin banyak ilmuwan menjadikan referensi baik dalam model gerakan maupun pemikiran, itu sudah waktunya dibukukan agar tidak hilang begitu saja dan ditelan zaman, katanya.<br /><br />Mengingat banyak tokoh-tokoh Muhammadiyah yang satu demi satu telah meninggal tanpa terdokumentasikan atas peran dan pemikirannya serta mendirikan dan membesarkan Muhammadiyah di Kalteng ini.<br /><br />"Inilah yang harus segera kita dokumentasikan atau bukukan agar nantinya diketahui seluruh generasi penerus. Meskipun dengan cara yang amat sederhana. Tapi bisa menjadikan pengetahuan bagi penerus generasi muda yang akan datang," ujarnya.<br /><br />Muhammadiyah saat ini, menurut dia, masih belum memiliki kebiasaan menulis sejarahnya, seperti di berbagai negara lain. Namun dengan adanya perhatian khusus, bisa memberikan kesadaran akan sejarah Muhammadiyah yang ada di Kalteng ini.<br /><br />Maka dari itulah ia mengajak kepada seluruh generasi penerus khususnya generasi muda, agar bisa berusaha menentukan dan mewariskan pengetahuan biar tidak dilupakan. Bahwa sejarah adalah sebuah peristiwa sejak kemaren, hingga abad silam, katanya.<br /><br />"Peristiwa apapun yang telah terjadi dimasa lalu, tidak akan diketahui oleh mereka pada waktu berikutnya. Kalau tidak diabadikan dengan sebuah tulisan,  kata Norsanie di Aula pimpinan Wilayah Muhammadiyah (Masjid Darul Arqam lantai dasar) komplek Perguruan Tinggi Muhammadiyah.<strong> (das/ant)</strong></p>