Sejumlah Kades di Melawi Minta Keadilan Pembangunan

oleh

Tidak hanya dari kecamatan Sungai Pinoh dan menamai kelompoknya pemerhati pembangunan sungai pinoh dan tidak hanya dari masyarakat yang menggelar aksi 288 saja yang menuntuk pembangunan. Namun dari tokoh masyarakat serta sejumlah kepala desa Ella Hilir dengan tajuk aksi keadilan datang ke DPRD Melawi menuntut sejumlah pembangunan. <p style="text-align: justify;">Masyarakat tersebut menyampaikan asoirasinya dan mengharapkan Pemerintah Daerah bersama DPRD Melawi tidak hanya menganggarkan pinjaman daerah  untuk pembangunan tiga jembatan saja. Tetapi juga menuntut pembangunan infrastruktur lain juga dibangun melalui pinjaman daerah tersebut antara lain pembangunan jalan dan Abutmen Sungai Ella 2, Desa Nanga Kalan. <br /><br />Peningkatan Jalan Batu Kipas, peningkatan Jalan Simpang Pihu ke Desa Sungai Labuk, peningkatan Jalan Desa Nanga Kalan ke Desa Penyuguk, peningkatan Abutmen Nanga Nuak, peningkatan Jalan Natai Suri Natai Kompa sampai ke Kompas, agar dapat dianggarkan melalui pinjaman daerah juga.<br /><br />“Kami masyarakat kecamatan Ella Hilir, yang terdiri dari Desa Kalan, Kahya, Bemban Permai, Nanga Nyuruh, Nanga Nyangau, Perembang Nyuruh, Kempangai, Sungai Labuk, Kerangan Kora, Jabai, Penyuguk, Domet Permai dan desa Nuak. Bermaksud menyampaikan aspirasi, terkait hal-hal yang sangat penting bagi seluruh masyarakat Ella Hilir kepad DPRD yang merupakan perwakilan masyarakat, sangat mendukung program pinjaman daerah oleh Pemerintah Melawi. tapi kami juga meminta kepada pemkab dan DPRD untuk memberikan pemerataan pembangunan di Melawi khususnya di Ellka Hilir melalui Pinjaman daerah Pula,” kata Koordinator Aksi Keadlilan Pembangunan, Herwandi, SE, saat menyampaikan aspirasi ke DPRD, Rabu (30/8).<br /><br />Karena, menurut Herwandi, banyak jalan yang menuju ke Desa-desa sangat memprihatinkan sehingga masyarakat yang lewat tidak bisa. Begitu juga jembatan, beberapa jembatan yang sangat diharap-harappkan masyarakat sangat dinanti-nanti. <br /><br />“Untuk itu kami inta kepada DPRDdan pemkab agar bisa menambah pinjaman daerah, agar daerah kami juga bisa dibangun,” paparnya.<br />Sementara itu, Ketua DPRD Melawi, Abang tajudin mengatakan, akan menampung aspirasi masyarakat dan meneruskannya ke fraksi-fraksi terkait usulan masyarakat tersebut. <br /><br />“Proses pinjaman daerah sudah dalam tahapan rapat paripurna. Rabu ini sudah pendapat akhir fraksi dan nanti kita dengar bersama bagaimana tanggapan fraksi nantinya,” katanya.<br /><br />Puluhan tokoh masyarakat dan para kepala desa tersebut, diterima lansung oleh Ketua DPRD, wakil-wakil ketua DPRD, serta sejumlah anggota DPRD lainnya, yang kebetulan pada hari yang sama pula akan dilaksanakan PA terhadap Raperda. (KN)</p>